Pola Pikir Menerima Dan Menyikapi Kesempatan Meraih Sukses


Sahabat pengunjung,. Di kesempatan kali ini penulis akan berbagi pada sahabat sekalian tentang pola pikir menerima kesempatan dalam meraih sukses. Mungkin sahabat sekalian kurang memahami atau mungkin selebihnya bertanya-tanya maksud dari judul artikel ini. Oleh karenanya penulis berharap sahabat sekalian dapat membaca isi artikel ini sampai selesai.

Orang yang mengetahui cara mengelola upaya dan secara cerdas mengarahkannya bisa memperoleh uang banyak yang dia bayangkan, dan tak ada yang bisa menghentikannya di muka bumi ini. Apakah orang tersebut merasa bahagia dan sukses setelah mendapatkannya, hal itu menjadi urusan lain. Kesuksesan yang kita pahami seharusnya termasuk merasa bahagia, tetapi tak ada keraguan bahwa orang bisa mendapatkan uang dalam jumlah yang sangat besar tanpa menerapkan kaidah emas atau menikmati kebahagian atas uang yang mereka terima.



Sebelumnya penulis telah menguraikan banyak hal dalam blog ini akan jalan meraih sukses, namun segalanya menjadi pertimbangan sahabat pembaca sekalian dalam penggunaan upaya atau kekuatan yang terorganisir dengan cara yang memberikan kesuksesan sejati, jenis upaya yang bercampur baik dengan kebahagiaan. Sebagian besar pencapaian besar itu dihasilkan dari sebuah perjuangan. Alam mengatur rencananya sehingga setiap makhluk yang hidup harus bergerak maju melalui perjuangan. Perjuangan yang diperlukan itu kadang sangat tidak menyenangkan dan kebanyakan dari kita akan melindungi diri darinya jika tahu caranya.

Semakin hebat perjuangan kita, maka semakin banyak yang kita pelajari. Alam menumbuhkan keinginan dalam hati kita dan mengelilingi objek keinginan itu, dengan begitu banyak rintangan yang harus kita atasi sebelum mendapatkan hal yang kita inginkan. Dimanapun kita tidak akan menemukan bahwa bagian dari rencana alam adalah memberikan sesuatu kepada kita tanpa usaha apapun. Alam membuat kita harus berjuang untuk apapun yang ingin kita peroleh, dan alam membuat kita harus membayar semua itu. Salah satu keinginan yang bermukim dalam hati manusia adalah memperoleh kekayaan.

Seseorang yang tidak didorong untuk bertindak atas keinginan mendapatkan kekayaan adalah orang yang ganjil di antara sesamanya. Sejauh keinginan itu bersifat universal, penulis meyakini bahwa alam menempatkannya di hati manusia sebagai cara untuk membuat kita berjuang. Entah kita mendapatkan apa yang kita perjuangkan di dunia  atau tidak, kita harus merasa tenang karena setidaknya sudah memiliki hak istimewa untuk berjuang, dan dari perjuangan itu kita belajar sesuatu untuk melayani lebih lanjut akan rencana alam.




Saat berhenti berjuang kita mulai menyusut dan akhirnya mati. Alam berkata, " Kau harus tetap tumbuh atau menyingkir". Kita tidak bisa tumbuh tanpa perjuangan. Ketika perjuangan terasa paling keras, kita harus merasa tenang, karena pertumbuhan yang cepat akan datang dari sebuah perjuangan keras yang kita lakukan. Banyak orang merasa takut menghadapi rintangan hidup meraih kesuksesan ataupun kebahagiaan. Rasa ketakutan itu membuat mereka berjalan ditempat dan tak berani membuat putusan melangkah lebih maju. Padahal ketakutan adalah langkah mundur yang buruk. Salah satu bentuk ketakutan yang paling berbahaya dan paling ditekan adalah rasa takut akan pendapat orang mengenai diri kita sendiri. Terkadang orang berpendapat negatif ataupun mengkritik sehingga membuat kita merasa takut untuk melakukan hal dalam mewujudkan impian meraih sukses.

Bagaimana jika seandainya orang memang mengkritik Anda? Apa masahnya? Orang bodoh pun bisa mengkritik dan banyak dari mereka yang melakukannya. Namun, kritik mereka tidak menyakiti siapapun kecuali diri sendiri. Kritik itu menandakan siapa mereka sebenarnya. Orang yang menganalisis dan berpikir cerdas jarang mengkritik diri dengan jujur. Seseorang yang dengan tegas melakukan sesuatu yang tampaknya benar meskipun tidak sesuai dengan pandangan orang banyak, memiliki kekuatan karakter yang tidak mengenal kata-kata "Saya takut" dan "Tidak mungkin". Anda mengutuk diri Anda ke dalam kemiskinan, kesengsaraan, dan kegagalan atau Anda mengarahkan diri Anda menuntut keberhasilan dan mendukung tuntutan itu dengan tindakan, maka Anda ditakdirkan menjadi sukses. Ada perbedaan antara menuntut sukses dan hanya berharap mendapatkannya. Anda harus menemukan perbedaan itu dan memanfaatkannya. Jangan hiraukan tentang apa yang mereka katakan atau apa yang mereka pikirkan tentang Anda. Karena mereka tidak mengetahui apa yang sedang anda lakukan saat ini akan kerja keras Anda.

Jika Anda melakukan itu dengan ketekunan yang bersumber dari keyakinan, maka dengan segera Anda menjadi sangat kuat dan mampu untuk menyelesaikan masalah Anda sendiri sehingga Anda tidak peduli dengan apa yang mereka katakan. Dorongan dari dalam diri dan bijaksana dibutuhkan untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan, dan cara yang paling tepat untuk memberi tahu Anda menggunakan kekuatan itu adalah dengan mengatakan pada Anda untuk mempercayai diri Anda sendiri.



No comments:

Post a comment