Kisah Dan Cerita "Pemimpin Teladan"

Kisah Dan Cerita Inspiratif

Pemimpin Teladan


Ikuti dengan saksama kisah inspiratif berikut ini,..
Alkisah bahwa di masa lampau ada kerajaan yang rakyatnya makmur dan hidup sejahtera. Kondisi alamnya subur dan hasil pertanian serta peternakannya melimpah ruah. Di kerajaan tersebut tidak ditemukan orang miskin atau kekurangan makanan. Kehidupan berjalan aman tanpa masalah apapun, karena semua rakyatnya hidup dalam kemakmuran. Dapat dikatakan tidak ada masalah dengan kerajaan tersebut.

Banyak orang berkunjung ke kerajaan itu dan mereka pulang dengan membawa kesan menyenangkan. Setiap orang yang datang selalu mengatakan bahwa dikerajaan itu tidak ada sesuatu yang membuat mereka sedih dan merasa kurang. Seluruh rakyatnya bersuka ria dan hidup senang setiap hari. Mereka hidup dalam kelimpahan karena semua yang diinginkan tersedia disana, mulai buah-buahan, hasil ternak, sayur-sayuran dan sebagainya.




Salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat adalah pesta kerajaan. Hampir setiap malam Raja mengadakan pesta untuk semua rakyatnya. Seluruh penduduk datang ke kerajaan dan mereka berkumpul bersama larut dalam suasana penuh kesenangan. Setiap orang dimanjakan dengan suguhan makanan dan minuman yang bebas dinikmati sesuka hati.

Lambat laun, penduduk di negeri tersebut terserang penyakit malas. Bukan hanya rakyatnya, tetapi para pejabat kerajaan pun merasakan hal serupa. Mereka beralasan bahwa kerja keras sudah tidak dibutuhkan lagi, karena segalanya sudah dalam keadaan melimpah. Hanya dengan duduk santai, alam di kerajaan sudah memberikan segala kebutuhan hidup lebih dari yang diperlukan.

Suatu ketika terjadi perubahan iklim yang tidak biasanya. Selama ini, iklim di kerajaan selalu sejuk dan tidak pernah terjadi kekeringan. Namun tiba-tiba cuaca berubah sedemikian rupa dimana udara menjadi panas dan kering. Kondisi tanah yang semula subur seketika berubah tandus. Seluruh tanaman mulai mengering dan mati. Hewan ternak juga demikian karena sumber-sumber air mulai mengering tiba-tiba. Gambaran kerajaan dengan segala kemakmurannya seketika lenyap tak berbekas.

Mengingat keadaan terus memburuk, sang raja mengkwatirkan keadaan rakyatnya. Bila tidak segera diatasi maka kerajaan akan bisa hancur. Dalam kondisi terhimpit seperti itu, sang raja mencoba untuk bangkit. Sebagai pemimpin yang dihormati, ia mengumpulkan semua rakyatnya dan berbicara di depan mereka. Sang raja meyakinkan bahwa kesulitan tersebut dapat diatasi dan dilewati. Ia pun memerintahkan semua pejabat kerajaan untuk memperbaiki kondisi kerajaan agar kembali seperti semula. Sang raja menghimbau rakyatnya untuk bekerja keras.

Akan tetapi, semua orang di negeri tersebut terlanjur larut dalam kemalasan. Mereka tidak terbiasa dengan kerja keras. Akibatnya tidak ada seorangpun yang bergerak untuk memperbaiki keadaan. Antara satu sama lain justru saling menyalahkan. Bukan hanya itu, mereka berbalik meremehkan sang raja. Setelah sekian lama dipuja-puja, sekarang raja justru mendapat celaan dari rakyatnya. Mereka menganggap perintah raja untuk bekerja keras tidak bisa dijalankan.




Di tengah kondisi yang kian memburuk, muncul seorang bijak menasehati sang raja. Ia berkata "Jika engkau ingin membuat keadaan menjadi lebih baik, ajaklah mereka yang mencela untuk membantu membenahi lingkungan yang berantakan.  Jika mereka bersedia, maka berikanlah hadiah yang sepantasnya. Namun, engkau juga harus ikut bekerja bersama mereka".

Sang raja memikirkan dan merenungkan nasihat orang bijak tersebut. Dan pada akhirnya, sang raja mengikuti saran orang bijak tersebut karena merasa sudah tidak ada jalan lain. Keesokan harinya setiap ada orang mencela raja, mereka justru diajak untuk bekerja bersama raja, ikut turun tangan bekerja bersama rakyatnya demi menyelamatkan kerajaannya. Sang raja terjun kelapangan dan bekerja membenahi segala kondisi yang kurang baik di wilayah kekuasaan kerajaannya.

Pada beberapa hari pertama, tidak ada rakyatnya tergerak untuk membantu sang raja. Namun seiring hari yang terus berganti, lama kelamaan rakyatnya merasa malu. Secara perlahan, rakyat mulai terjun kelapangan membantu sang raja. Pada akhirnya seluruh rakyat bersatu padu mengatasi keadaan dengan bekerja keras setiap hari. Baik sang raja, pejabat kerajaan maupun semua rakyat saling bekerja sama. Dalam tempo kurang dari setahun perubahan besar sudah tampak di kerajaan.

Kerja keras sang raja bersama segenap rakyatnya membuahkan hasil. Air mulai mengalir ke lahan pertanian dan tanaman kembali menghijau. Lingkungan yang berantakan kembali tertata. Keadaan rakyat terus membaik hingga kemakmuran dapat dirasakan oleh seluruh penduduk negeri. Bahkan kemakmuran kali ini yang dirasakan oleh seluruh penduduk negeri lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Inilah kisah negeri yang bisa bangkit dari keterpurukan menuju kemakmuran dengan bekerja keras seluruh rakyatnya. Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini tiada lain adalah sikap dan contoh teladan dari pemimpin. Dimana keteladanan memberi kekuatan penggerak yang luar biasa untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik. Jika menghendaki adanya perubahan, maka jangan harap orang lain dan lingkungan yang berubah. Cara paling tepat ialah memulai dari diri sendiri.
Manakala diri sendiri mau berbenah dan memberi contoh teladan, niscaya jalan menuju keberhasilan akan terbuka lebar.


No comments:

Post a comment