Inspirasi Diri yang tiada arti (Renungkan)

Inspirasi Diri yang tiada arti


Sebagian besar orang di muka bumi ini merasa sombong dan besar diri terhadap apa yang diraih. Baik itu harta kekayaan,pangkat jabatan keadilan,Intergritas,moral dan lain sebagainya.
Tak lepas dari itu segala yang ada di muka bumi ini ingin di kuasainya dengan segala nafsu yang membara hanya untuk menjadikannya tenar.

Ambisi serta segala cara dilakukan orang yang tak lagi mengenal belas kasih,harkat martabat moral hingga melanggar hukum tata negara dan hukum pencipta alam semesta, masih saja terus dilakukan banyak orang di muka bumi ini.
Mereka tak pernah menyadari akan segala akibat yang mereka raih itu tak akan membuat mereka kekal selamanya di planet ini demi sebuah nafsu.
Sementara fenomena kehidupan di muka bumi terus saja terjadi dimana-mana,bahkan hal pertanda hari akhir tertulis dalam tiap kitab suci tak lagi di indahkan,Apalagi untuk di hayati.




Pembunuhan,pertikaian,pemerkosaan,peperangan sampai korupsi masih terus saja terjadi sepanjang perjalanan waktu.
Kecanggihan teknologi yang semakin menjadi-jadi diciptakan diluar analogika terus bermunculan dan semakin populer dekade ini sehingga terjerumus dalam lingkaran kebahagiaan dan kesengsaraan semu semata.

Banyak Jiwa-jiwa yang terkapar akibat ulah mereka yang bertopeng dibalik kebahagiaan pihak yang tak bertanggung jawab. Sangat sulit dunia ini untuk dapat merubah cakrawala yang redup kembali cerah. Pelangi kehidupan flora dan fauna yang begitu indah tak lagi riang seperti duhulu kala.
Kehidupannya di rampas oleh perubahan infrastruktur pembangunan yang semakin merajalelah di seluruh pelosok dunia.

Hutan,Gunung-gunung tinggi menjulang rata terhempas kibasan mesin-mesin canggih penghancur harapan. Ratapan dan Jerit tangis terus mendengking terbawa angin lalu meringkik di balik kekejaman ulah manusia itu sendiri.
Sungguh dunia ini tak lagi elok dan tak secantik dulu kala. Wajahnya terbungkus polesan bahan organik yang menghias dibalik wajah keriput nan kusut.
Wajah itu hanya terlihat jelas jika tercurah hujan banjir di sekujur tubuh yang angkuh dan akan lenyap seketika.

Generasiku terperdaya olehnya di balik semua kemungkaran & kekejian tindak anarkis.
Segalanya telah merubah kehidupan alam semesta ini. Terasa tak ada lagi harapan untuk menjadikan dunia ini lebih baik di masa depan.

Yang bersih di jajal, yang lemah di tendang, yang beriman di umpat. Sungguh miris dan memiluhkan kehidupan ini yang begitu kerasnya.
Tak ada lagi tempat bagi mereka untuk berlindung. Semua pintu-pintu tertutup rapat dan di gembok dari dalam. Mereka hanya bisa meratap menanti kedatangan dunia ini berakhir secepatnya dari kisah sandiwara.




No comments:

Post a comment