"HARIMAU ATAU KAMBING" ~ Kisah/Cerita Inspirasi Mengenal Jati Diri


Alkisah, seorang petani tengah menyusuri hutan untuk mencari kayu bakar. Ketika sedang asyik mencari kayu bakar, si petani dikejutkan dengan suara hewan kecil yang tengah meraung dibalik semak-semak belukar. Si petani kemudian memberanikan diri untuk memeriksanya. Dibalik semak-semak petani menemukan seekor bayi harimau mungil yang baru lahir tengah tergeletak lemas, dan disampingnya didapati seeokor ibu harimau telah mati karena kehabisan tenaga setelah melahirkan.

Akhirnya petani ini memutuskan untuk membawa bayi harimau ini ke peternakannya dan merawat bayi harimau kecil ini. Harimau kecil dikumpulkan bersama dengan bayi kambing milik petani yang kebetulan juga baru lahir. Setiap hari bayi harimau itu disusui oleh induk kambing dan bermain bersama bayi-bayi kambing yang lain. Sikap dan tingkah lakunya mengikuti tingkah laku kambing. Bahkan sampai harimau kecil ini meyakini bahwa dirinya adalah juga seekor kambing. 




Hari terus berganti dan usia harimau semakin bertambah dewasa dan ukuran tubuhnya pun semakin besar bahkan lebih besar dari kambing yang lain. Harimau mengalami kegelisahan dan kegalauan yang luar biasa dalam batinnya, hingga muncul sebuah pertanyaan besar, "Saya itu kambing, tetapi bentuk tubuh dan ukuran tubuh saya berbeda dengan saudara-saudara saya yang lain. Tubuh saya lebih besar, gigi saya bertaring besar dan badan saya loreng tidak seperti kambing yang lain".

Pertanyaan itu terus berkecamuk dalam pikiran si harimau muda, hingga suatu ketika si petani membawa seluruh kambing dan harimau itu ke tengah padang rumput untuk di gembala. Di tengah padang rumput tiba-tiba tanpa disadari oleh petani ada seekor harimau dewasa yang tengah mengintai kawanan kambing yang sedang menikmati hijaunya padang rumput. Perlahan harimau tua mendekati kawanan kambing, kemudian dia terkejut mendapati ada seekor harimau muda tengah asyik bermain bersama kawanan kambing.

Karena penasaran, harimau tua ini mendekati si harimau muda dan mengaum sembari memanggil si harimau muda, "Hai harimau muda, sedang apa kau disini bersama kambing tak berdaya ini?" Dengan perasaan terkejut dan ketakutan harimau muda ini menjawab, "Aku bukan harimau. Aku adalah kambing sama seperti mereka, mereka adalah keluargaku".

Mendengar jawaban dari harimau muda itu membuat harimau tua tertawa...
"Hahahah... Apa maksudmu, mengapa kau menyia-nyiakan dirimu untuk hidup tak berdaya seperti kambing-kambing itu?"



Harimau muda semakin bingung dan tak percaya apa yang dikatakan harimau tua, namun dia tetap yakin bahwa dia adalah kambing.
"Tidak...! Aku adalah kambing, bukan harimau".

Geram mendengar jawaban dan sikap hari mau muda itu, hingga akhirnya harimau tua memutuskan untuk mengajak harimau muda ke tepi danau.
"Harimau muda, ayo ikut aku ke danau biar aku tunjukkan siapa sebenarnya dirimu".

Harimau muda bingung namun dia tetap mengikuti ajakan harimau tua.
"Untuk apa membawaku ke danau ini?" Tanya harimau muda.

Harimau tua kemudian memerintahkan si harimau muda untuk berkaca di air danau yang jernih, "Lihatlah wajahmu di atas air danau itu..!"

Harimau muda kemudian berkaca dan dia mendapati bentuk tubuhnya bercorak, gigi bertaring, ternyata sama dengan bentuk tubuh corak dan bertaring sama seperti si harimau tua. Harimau muda ini kemudian mengaum dengan sangat keras yang juga sama dengan auman harimau tua. Akhirnya sejak saat itu harimau muda telah menemukan kembali jati dirinya sebagai seekor harimau.

Cerita ini memberi suatu gambaran bagi kita untuk mengenal jati diri kita yang sebenarnya. Seburuk apapun kondisi yang sedang anda hadapi hari ini dan se-tidak ideal apapun sistem yang mengikat anda sekarang ini janganlah berputus asa, jangan sampai menyerah dengan keadaan, teruslah berpikir jernih dan positif hingga akhir . Hancurkan penghalang rintangan dan teruslah semangat hingga akhirnya anda akan menemukan masa dimana harimau muda yang tengah tertidur di dalam diri anda akan terbangun.



No comments:

Post a comment