ARTI NILAI SEBUAH KEBAIKAN DALAM KEHIDUPAN

Nilai sebuah kebaikan dimata Tuhan bukan dari sebesar apa kebaikan yang kita lakukan tapi seikhlas apa kita melakukan kebaikan itu sendiri....
Niat sebuah kebaikan tak selamanya mendatangkan manfaat dan keberkahan bagi yang menerima kebaikan tersebut, niat kita yang teramat baik tanpa di iringi perasaan ingin dipuji, ingin dihargai, ingin di sanjung, dan lain-lain bentuk penghargaan kadang tetap saja menjadikan keburukan bagi kita sendiri, ibarat bumerang yang kembali terlempar ke badan kita, berbalik menyerang ke arah kita.

Setiap kebaikan yang masih mengharapkan pujian atau mungkin hanya sebatas mengharapkan terimakasih dari orang yang kita perlakukan dengan baik itu masih tak ada nilainya dimata Sang pencipta semesta alam sebab itu masih bentuk dari sebuah perdagangan dan begitu juga dengan kebaikan yang masih mengharapkan Syurga diakhirat nanti dan itu mungkin juga masih tidak ada nilainya dimata Ilahi sebab itu juga adalah masih bentuk sebuah perdagangan dengan Tuhan ciptakan pikiran kita sendiri sebab kebaikan yang bernilai dimata Tuhan adalah kebaikan yang penuh dengan keiklhasan.....
Dan keiklhasan itu sendiri adalah melepaskan dan melupakan setiap kebaikan yang kita lakukan atau kasih tanpa pamrih.....

Ada begitu banyak hal yang kita lewati. Tak terhitung. Bagaimana kita melewati setiap hari yang kita miliki, bahkan tiap detik nafas yang kita hirup dengan kebaikan. Seperti itulah nilai kita, karena nilai setiap orang adalah setiap kebaikan yang dilakukannya.




Berbuat baik itu memang melelahkan. Tapi segala rasa lelah dan letih yang kita rasakan akan dibalas pula dengan sesuatu yang jauh lebih baik. Jika itu tulus, maka kebahagiaan adalah hadiah paling sederhana dari kebaikan. Mungkin lelah, tapi akan bahagia. Maka jangan pernah ragu untuk terus berbuat baik. Sekecil dan sesederhana apapun kebaikan itu.

Terkadang ada pendatang, dia tidak tahu arah dan dia bertanya kepada kita suatu alamat atau sejenisnya, lalu kita tunjuki dia kepada alamat dan arah itu, maka itu termasuk sedekah. Jangan malah disesatkan dan ditunjukkan ke arah yang salah. Itu adalah satu bentuk kezaliman. Kalau kita tunjukan dia kepada tempat yang benar yang kita ketahui, maka itu termasuk sedekah.

Maka dari itu, perbanyaklah kita berbuat kebaikan. Sekecil atau sederhana apapun kebaikan itu. Tentu dengan niat tulus, tanpa mengharap imbalan dengan landasan keikhlasan, tanpa kebaikan itu disebut-sebutkan, sehingga memberi manfaat bagi orang lain terlebih nilai ibadah kita kepada Sang penguasa jagat raya ini. Segera lakukan kebaikan mulai sekarang. Karena banyak orang yang menunggu kebaikan dari diri kita.

“Tak ada yang terlalu buruk tuk memulai hal baik. Tak ada yang terlalu baik tuk berhenti dari kebaikan.”

Semoga bermanfaat......

No comments:

Post a Comment