PEMIMPIN JUGA BUTUH LATIHAN ~ Kiat Sukses Kepemimpinan


Siapa bilang kita tak butuh belajar ekstra tentang bagaimana cara memimpin? Siapapun kita, setinggi apapun gelar yang kita dapat, sebanyak apapun buku kepemimpinan yang telah kita baca, tak akan dapat memberikan pengajaran sempurna tentang bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik. Melalui praktek memimpin secara langsung, seorang pemimpin akan mendapatkan banyak pelajaran yang tak didapatkan darimanapun, termasuk dari buku maupun pendidikan formal. Cara memimpin akan berkembang seiring dengan pengalaman yang kita dapatkan dari proses latihan selama praktek memimpin.

Pemimpin adalah sosok yang akan menjadi panutan para bawahan, tak peduli sekali atau sebesar apapun  perusahan atau bisnis yang kita pimpin. Seorang pemimpin dibutuhkan kecakapannya, kebijaksanaannya, serta ketegasannya. Tanpa ketiga hal itu perusahan akan lesuh begitu juga dengan karyawannya pun akan kurang bergairah menjalankan tanggung jawab dari pemimpinnya. Para pemimpin yang kehilangan kewibawaan akan sekedar menjadi pajangan disebuah perusahan.




Ada yang mengatakan bahwa pemimpin yang baik adalah yang mempunyai jiwa mengayomi. Ibarat sebuah keluarga, pemimpin berperan sebagai bapak. Ia diharapkan mampu mengayomi setiap anggota keluarga dari yang terkecil hingga yang terbesar. Ia juga memegang kendali penuh atas segala hal dan keputusan yang diambil dalam rumahnya. Oleh karena seorang pemimpin dijadikan contoh, sehingga Ia harus menunjukan kepemimpinannya dengan visi yang jelas serta wibawa yang tinggi. Dengan memegang prinsip-prinsip kepemimpinan akan sendirinya para karyawan juga akan meniru apa yang dilakukan pemimpinnnya.

Apa saja yang akan dicontoh oleh bawahan atau karyawan? Jawabannya adalah segala hal yang bisa dilihat oleh para karyawan, termasuk etos kerja, kebijaksanaan dan keberanian dalam memimpin. Sebagai pemimpin kita wajib punya etos kerja tinggi, karena bagaimana kita bekerja akan dilihat oleh para karyawan. Jika pemimpinnya kerja keras, karyawan pun akan tergerak untuk bekerja dengan semangat yang tinggi. Sebaliknya, jika pemimpinnya malas-malasan, maka karyawannya juga akan ikut bermalas-malasan mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabnya dari atasannya.

Dalam memimpin, dibutuhkan kebijakan yang dapat mengantarkan perusahan atau usaha yang dipimpin mencapai kemajuan. Kebijakan seorang pemimpin akan tampak ketika ia dihadapkan oleh banyak pilihan sulit dan harus memilih keputusan mana yang akan diambil. Selain itu pemimpin juga harus mempunyai ketelitian dan kesabaran tinggi. Ini berguna ketika ia akan menghadapi kolega bisnisnya. Tanta ketelitian dan kesabaran tinggi, pemimpin akan cenderung gegabah dan hal ini akan berdampak serius pada nasib perusahan.




Seorang pemimpin juga diharuskan mempunyai keberanian dan tekad yang tinggi. Keberanian itu termasuk keberanian mengambil keputusan-keputusan penting menyangkut nasib perusahan dan karyawannya. Tanpa pemimpin yang berani, perusahan akan sulit berkembang. Seorang pemimpin juga harus menunjukan keberaniannya di depan anak buah dan pemilik modal, bahwa Anda percaya dengan apa yang dilakukan dan mengerjakannya sepenuh hati serta tidak segan-segan menjadi teladan bagi karyawan.

Anda sendiri memberi contoh bagaimana menyelesaikan masalah, melayani costumer, menjadi penjual dan sebagainya. Anda menjadi motivator, inspirator, pemberi contoh dan roda penarik bisnis dan seluruh organisasi Anda dalam menuju kesuksesan. Dengan peran yang sevital itu, susah bagi seorang pemimpin mampu menjalankan kepemimpinan ideal hanya dengan mempelajarinya dari buku-buku atau pelatihan kepemimpinan. Bagaimana cara memimpin akan didapat ketika ia sudah terjun langsung menghadapi berbagai problematika perusahan.



No comments:

Post a comment