MEMBANGUN JEMBATAN KEBERHASILAN ANDA ~ MOTIVASI SUKSES



Salah satu cara membangun jembatan keberhasilan adalah dengan membangun hubungan baik dengan orang lain. Sebab sukses itu sudah pasti melibatkan orang lain, dan kita tidak bisa sukses sendirian. Dibalik raihan kesuksesan ada banyak sekali campur tangan orang lain yang ada disekitar kita. Ingat dengan sebuah pepatah tua mengatakan bahwa "Kesuksesan Anda juga dipengaruhi oleh siapa saja teman terdekat Anda". Jadi sangat jelas kesuksesan kita bergantung dengan hubungan kita terhadap orang lain. Inilah yang disebut relasi. Semakin banyak relasi kita, maka kesempatan untuk meraih sukses semakin besar pula. Namun kecenderungan banyak orang melakukan bisnis dengan orang yang dipercaya.

Membangun relasi yang baik dengan orang lain akan meningkatkan kepercayaan orang terhadap kita. Jadi kemungkinan kita untuk menjadi sukses semakin besar. Kebiasaan inilah yang dilakukan oleh orang-orang sukses. Mereka tidak hanya sibuk bekerja atau berbisnis, namun mereka juga senang bersilaturahmi dengan banyak orang. Mereka mau meluangkan waktu untuk menambah dan menjaga hubungan baik dengan orang lain karena mereka benar-benar paham tentang betapa besarnya pengaruh teman atau relasi dalam kesuksesan.




Secara garis besar untuk membangun relasi yang baik dibutuhkan tiga syarat utama, yaitu kepastian pribadi, kemampuan dalam berkomunikasi, dan kecakapan mengolahemosi. Ketiganya menjadi faktor penentu keberhasilan dalam berhubungan dengan orang lain.

Kapasitas Pribadi

Membina hubungan baik dengan orang lain berarti kita harus mengembangkan perilaku dan pola pikir yang positif. Hal ini tentu saja berawal dari dalam, terkait erat dengan karakter-karakter positif yang menjadi kapasitas pribadi kita.
Lalu, apa saja karakter-karakter positif itu? Berikut ini akan diuraikan beberapa diantaranya :

1.  Bersikap dan berucap dengan santun

Coba bayangkan ketika Anda sedang berada diperempatan jalan dan kebingungan mencari arah jalan yang benar untuk mencapai ke suatu tempat. Anda kemudian bertemu dengan seseorang, lalu Anda menanyakan arah jalan kepadanya. "Entah"! jawab orang tersebut tanpa memandang sambil berlalu pergi begitu saja. Atau contoh lain, saat Anda sedang sakit ada beberapa orang di dekat Anda yang dengan seenaknya membuat keributan dan kebisingan.
Bagaimana perasaan Anda terhadap kedua kondisi tersebut? Sudah tentu Anda akan merasa sangat jengkel.
Itulah peran sopan santun dalam berhubungan dengan orang lain. Sopan santun diperlukan dalam hidup, tak hanya sopan dalam berucap namun juga sopan santun dalam bersikap. Proses membangun hubungan baik dengan orang lain membutuhkan keseimbangan dan setiap individu harus memikirkan hak-hak orang lain. Sopan santun dalam bersikap dan berucap merupakan langkah kongkrit dalam memahami hak-hak orang lain. Sopan santun dalam berinteraksi dengan orang lain membuat mereka merasa dihargai dan dihormati. Pribadi yang sopan akan cepat diterima oleh lingkungan. Anda bisa cepat akrab dengan orang baru, juga hubungan Anda dengan orang-orang yang telah dikenal menjadi lebih dekat.

2.  Sikap terbuka dalam berinteraksi dengan orang lain

Sikap terbuka sangat dibutuhkan dalam berhubungan dengan orang lain. Sebab saat dua pihak yang terlibat dalam sebuah hubungan sudah saling membuka diri, sehingga keduanya akan saling memahami dan terhindar dari kesalahpahaman. Sikap terbuka dalam berhubungan dengan orang lain diwujudkan dengan memberikan informasi tentang diri kita secara jujur dan benar. Sikap terbuka membantu suatu hubungan komunikasi menjadi lebih lancar dan efektif. Dengan sikap ini Anda bisa mengenal lebih baik dan lebih dekat tentang orang lain. Begitu pula orang lain lebih bisa mengenal Anda lebih baik.
Ketika kondisi ini sudah tercipta maka manfaatnya akan sangat besar. Anda dapat dengan tepat memperlakukan orang lain dan orang lain juga akan dengan senang hati memperlakukan Anda seperti yang Anda inginkan. Pada gilirannya semua itu akan bermuara pada terciptanya saling percaya dalam berkomunikasi, hubungan juga menjadi lebih dalam.

3.  Menjadi pribadi yang menyenangkan

Dalam proses berinteraksi setiap orang memiliki perasaan suka dan tidak suka. Jika kita suka terhadap seseorang, biasanya kita siap membuka diri kepadanya dan membawa hubungan menjadi lebih dekat dan harmonis. Untuk itu, menjadi pribadi yang disukai atau menyenangkan sangat penting dalam membina dan menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Dengan menjadi pribadi yang menyenangkan seseorang akan mudah menarik simpati orang lain terhadapnya.
Jika orang lain sudah simpatik, maka langkah pertama dalam menjalin sebuah hubungan dengan orang lain sudah Anda lalui dengan baik. Pribadi yang menyenangkan akan selalu diterima dimanapun mereka berada. Bayangkan bagaimana rasanya jika Anda dijauhi orang-orang dikantor, Anda akan merasa tersisih, terbebani dan yang terpenting akan sangat menghambat perjalanan karier Anda.




Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pribadi yang menyenangkan dihadapan orang lain :

A. Murah Senyum

Dengan senyum mampu memberikan kesan pada diri seseorang. Senyum sangat baik digunakan dalam bergaul dengan orang lain. Satu senyum tulus mampu meruntuhkan kekerasan hati dan kemarahan. Senyum juga menyimpan sejuta keajaiban. Di dalamnya sersirat berbagai makna yang mendalam. Senyuman memiliki kekuatan dahsyat yang kadang kita tidak menyadarinya.

B. Tidak mudah tersinggung

Tidak mudah tersinggung adalah hal yang sangat wajar apabila Anda menemui sikap ataupun perkataan dari orang lain yang tidak mengenakkan hati. Disitulah tantangannya Anda harus pandai-pandai bersikap positif. Jangan lantas menyikapi hal-hal yang menyakitkan hati itu dengan emosi dan amarah. Pribadi yang mudah tersinggung dan marah adalah pribadi yang kurang disenangi dalam pergaulan. Akibatnya orang akan enggan bergaul dengan Anda.

C. Hindari sikap menggurui

Sebagian besar orang tidak suka digurui. Sikap menggurui biasanya akan ditangkap sebagai sikap merendahkan. Sikap menggurui juga biasanya identik dengan perintah. Untuk menghindari sikap menggurui ini berarti perlu dihindari menggunaan kalimat-kalimat perintah. Lebih baik gunakan kalimat ajakan. Ajakan lebih bisa diterima orang lain daripada kesan perintah.

D. Tak segan memuji

Sebagian besar tindakan manusia di dorong oleh usahanya mendapatkan pujian dari orang lain. Pujian yang diberikan kepada seseorang membuatnya merasa dihargai, merasa bangga, merasa diterima dan banyak lagi manfaatnya. Tentu saja yang dimaksud disini adalah pujian tulus yang diberikan kepada orang lain. Jangan merasa enggan memuji orang lain karena keberhasilannya atas suatu hal, atas prestasinya atau atas apa yang telah diraihnya.

E. Membuat orang lain merasa nyaman

Dalam berinteraksi dengan orang lain, penting bagi kita untuk membuat orang lain merasa nyaman akan kehadiran kita. Rasa nyaman berarti Anda tidak menjadi ancaman bagi orang lain, Anda tidak menjadi beban bagi orang lain. Membuat orang lain merasa nyaman berarti juga Anda tidak menilai mereka, tidak menganggap mereka sebagai orang yang hancur dan memerlukan perbaikan. Nyaman berarti kita sedang memberikan mereka ruang untuk menjadi siapa diri mereka dan bagaimana mereka pada waktu ini. Kita menunjukkan pada mereka bahwa kita peduli tanpa perlu menyetujui atau tidak menyetujui pilihan mereka atau bagaimana cara mereka menangani suatu situasi.




No comments:

Post a Comment