Dikisahkan ada seorang anak kira-kira berusia 8 tahun sedang di ajak ayahnya untuk menyaksikan lomba anak-anak mewarnai gambar di sebuah pusat perbelanjaan besar. Disana dilihat anak itu banyak anak-anak yang sebaya dengannya sedang asyik menggambar dan mewarnai dengan baik, sehingga timbul keinginan dalam dirinya ingin mencoba hal yang apa dilihatnya di tepat itu. Ketika lomba menggambar dan mewarnai sudah selesai, ayahnya mengajak dia kembali pulang ke rumah, tapi sang anak meminta kepada ayahnya untuk membeli seperangkat buku gambar dan pensil berwarna agar dia bisa melakukan hal yang sama seperti yang baru dilihatnya untuk dilakukannya di rumah..! Ayahnya tanpa berpikir panjang, lalu membelikannya buku gambar dan buku bergambar yang siap untuk mewarnai. Sesampainya dirumah anak itu langsung mengambil buku gambar itu dan langsung ia mewarnainya.

Berbagai halaman gambar dibuku ia warnai tapi tidak puas, karena ia bingung dengan hasilnya yang tidak bagus seperti yang dia lihat di pusat perbelanjaan tadi siang. Ia lalu menunjukkan hasilnya kepada ayahnya dan ayahnya hanya tersenyum dengan hasil yang dilihatnya. Anaknya menanyakan bahwa pensil warna yang digunakan banyak sekali, sehingga ia mencoba menggunakan semuanya tapi hasilnya masih tidak bagus. Ia juga bingung dan bertanya pensil warna yang mana yang harus di pilih biar gambar itu terlihat indah sekali.

Lalu, ayahnya menjawab, "Anakku,..! Pada dasarnya semua warna bisa kamu gunakan dan itu akan memberikan keindahan pada gambar tersebut, tapi ada saat dimana kamu mewarnai harus tepat warnanya dan rapi karena hal itu akan menambah unsur keindahan pada gambarmu. Lihatlah matahari di gambar ini, tidak mungkin matahari ini kamu warnai dengan warna hitam pada kondisi gambar yang menceritakan tentang pemandangan sawah. Sementara matahari adalah warna kuning ke emasan, dan bagaimana mungkin sawah yang mempunyai warna cerah diwarnai dengan warna yang gelap seperti cokelat tua. Gambarlah dan warnailah semua sesuai dengan keadaannya yang dimana itu akan menambah keindahan pada gambar tersebut dan akan diterima jika memang perpaduan warnanya benar". Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh ayahnya, membuat anak itu menjadi mengerti dan memahami tentang mewarnai pada sebuah gambar, lalu ia berkata, "Pantasan gambar yang aku warnai ini tidak sebagus dengan apa yang aku lihat tadi siang itu, ya,. ayah..?"

Nah, sahabat pembaca...! Baik atau buruknya suatu hal, itu bergantung bagaimana kita melihatnya dan bagaimana respons orang lain menerimanya. Berfokuslah selalu pada hal kebaikan, walaupun Anda sering mengalami kesakitan, siksaan atau bahkan penghinaan sekalipun. Itu semua janganlah Anda jadikan sebagai sebuah batasan untuk diri Anda, karena itu adalah hal yang dapat membuat seimbang. Pilihlah sudut pandang yang baik dan positif agar hanya energi kehidupan yang positiflah yang akan masuk kedalam tubuh Anda dan biarkan alam ini menarik hal yang sama untuk Anda agar Anda dapat dipertemukan dengan orang-orang yang akan membesarkan Anda dalam kehidupan yang positif. Dengan pemikiran yang positif akan mampu membawa Anda ke arah yang lebih baik.

Semoga bermanfaat,... 



Hari itu kira-kira pukul setengah sembilan malam, Saya di telpon seseorang yang tidak ada dalam daftar nama kontak telpon. Saya biasanya tidak pernah angkat telpon yang notabene tidak ada dalam daftar kontak, tapi entah kenapa Saya malam itu langsung angkat telpon melayani orang yang saya anggap asing ini. Dalam percakapan telpon tersebut, orang ini sangat mengenal saya secara detail, baik itu karakter yang saya miliki bahkan ciri-ciri fisik pun sangat dia ketahui.
Lama kelamaan dalam percakapan telpon itu, saya pun mengenal siapa orang asing yang berbicara dengan saya setelah dia bercerita tentang memori untuk mengenang kembali kisah-kisah lampau tentang saya dan dirinya disaat-saat itu. Hingga akhirnya saya mengenal orang yang saya anggap asing ini secara detail. Dia ternyata adalah sahabat dekat saya yang sudah lama sekali puluhan tahun tidak penah lagi jumpa karena situasi dan kondisi kelangsungan hidup.

Ada hal menarik dalam percakapan telpon antara saya dan sahabat dekat saya ini yang saya jadikan momen motivasi dalam diri saya dalam meniti kehidupan ini. Sahabat saya bercerita tentang kisahnya bahwa saat ini dia bekerja di sebuah perusahan lebih tepatnya disebuah pabrik yang memproduksi minuman. Kurang lebih lima belas tahun dia bekerja disitu sebagai seorang sopir yang tugasnya hanya mengantar produk minuman-minuman hasil produksi pabrik itu ke beberapa tempat yang menjadi prioritas distribusi.

Tempat pertama yang selalu diantar produk minuman-minuman itu oleh sahabat saya adalah pasar swalayan lokal. Ketika produk minuman itu tiba di tujuannya, dia memperhatikan apa yang dilakukan terhadap produk tersebut. Ternyata produk minuman itu mereka tempatkan di sebuah rak untuk di pajang dan diatur dengan rapi, disitu juga ada jenis produk minuman lain sebagai pesaing, kemudian tak lupa mereka memberi label harga pada produk minuman itu. Lalu berapa harganya satu botol minuman itu..!? Mereka menjualnya dengan harga enam ribu rupiah perbotolnya.

Tempat yang kedua yang menjadi prioritas distribusi minuman-minuman itu oleh sahabat saya adalah pusat perbelanjaan besar. Ketika produk minuman yang diantar sahabat saya tiba di tujuannya, hal sama diperhatikannya ternyata minuman-minuman itu mereka perlakukan dengan cara menyimpannya di rak pajangan dan sebagian mereka menaruhnya di dalam lemari pendingin yang berbentuk kaca, biar mudah terlihat dan bermaksud memberikan kenikmatan yang lebih bagi pembeli. Lalu berapa harganya dijual minuman itu..!? Satu botol dijual dengan harga tujuh ribu lima ratus rupiah. Lebih mahal dari harga ditempat pertama yang diantar sahabat saya sebelumnya.

Tempat ketiga yang selalu diantar minuman-minuman itu oleh sahabat saya adalah hotel berbintang. Masih hal yang sama dilakukan sahabat saya yakni memperhatikan produk itu ketika sampai ditujuannya. Ternyata produk itu mereka perlakukan secara khusus dan istimewa, yakni mereka menyimpannya disebuah lemari khusus yang ada pendingin juga, hanya saja cara keluarnya nanti ketika ada pesanan dari pelanggannya. Itupun ketika akan dikeluarkan, minuman itu disandingkan dengan gelas kristal cantik yang didalamnya ditaruh es batu, disajikan pun menggunakan baki, diantar oleh pelayan hotel yang sangat ramah dan sopan, bahkan membuka tutup botol dan menuangkannya kedalam gelas pun dilakukan oleh pelayan hotel. Sungguh istimewa sekali produk minuman ini diperlakukan yang dilihat oleh sahabat saya. Lalu berapa satu botol harganya minuman itu dijual..!? Harganya tujuh puluh ribu untuk satu botolnya. Jauh lebih mahal dibanding tempat yang diantar sebelumnya.

Sekarang, pertanyaannya. Apa yang menyebabkan produk minuman itu nilai harganya menjadi berbeda di beberapa tempat? Padahal minuman-minuman itu diproduksi dari pabrik yang sama, diantar oleh mobil truk yang sama, sopir yang sama yaitu sahabat saya dan rasa minumannya pun juga sama. Jawabannya adalah "LINGKUNGAN".

Ya,.. Lingkunganlah yang membuat nilai dari produk itu harganya menjadi berbeda.
Demikian juga kita. Semua orang memiliki potensi dan bakatnya masing-masing, termasuk Anda. Ketika anda berada disebuah lingkungan yang tepat dengan segala daya dukung yang ada, maka anda dapat mengeluarkan segala potensi yang anda punya yang paling terbaik hingga anda menjadi cemerlang. Anda pasti akan terlihat cemerlang dengan potensi yang anda miliki. Demikian juga, ketika anda berada ditempat yang salah, lingkungan yang kurang mendukung potensi yang anda miliki, maka anda tidak dapat mengeluarkan potensi yang anda punya secara maksimal. Bahkan potensi anda itu perlahan akan menjadi kerdil, ibarat pohon bonsai hias di ruangan. Seharusnya pohon itu tumbuh besar, seharusnya dia menjadi lebat daunnya, seharusnya dia menghasilkan buah yang banyak, namun karena tidak ada daya dukung dan justru di kekang maka pohon bonsai itu menjadi kerdil. Demikian juga, orang yang sama dengan memiliki kemampuan dan keahlian yang sama hasilnya akan sangat berbeda ketika berada ditempat yang berbeda.

Jadi, sebelum Anda memilih lingkungan, sebaiknya kenali terlebih dahulu nilai diri dari anda yang sekiranya itu menjadi identitas yang anda miliki, kemudian carilah tempat yang sesuai dengan identitas diri yang anda miliki. Mungkin banyak orang diluar sana saat ini melakukan kegiatan kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang mereka miliki, sehingga hasilnya tidak maksimal.

Tidak usah jauh-jauh, coba perhatikan disekeliling bidang pekerjaan anda, mungkin ada sahabat anda yang memiliki potensi dan bakat yang luar biasa namun mereka belum menemukan tempat yang tepat. untuk mengembangkan potensi bakat yang mereka miliki. Atau justru itu adalah diri Anda. Semisal ada orang memiliki bakat dan kemampuan di bidang mencampur resep masakan tapi saat ini yang dia kerjakan itu dibidang bongkar pasang mesin, atau dia memiliki kemampuan membuat laporan administrasi, tapi bidang pekerjaan yang dijalani setiap harinya adalah sebagai juru masak, sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Memang pilihan ada di masing-masing individual, dan terkadang ada orang rela mengorbankan idealisme diri yang dimiliki karena terdesak kebutuhan sehingga berani mengambil peluang yang ada tanpa berpikir terlebih dahulu hingga hasilnya tidak maksimal. Jadikanlah itu sebagai batu loncatan saja,..! Tapi setidaknya Anda sadar bahwa anda memiliki impian yang besar untuk diwujudkan yang kelak akan mengantarkan anda pada kebahagiaan, yakni menikmati pekerjaan yang sesuai dengan potensi diri yang anda miliki dan menyenangi pekerjaan itu sehingga hasilnya akan maksimal.

Semoga ini ini bermanfaat,...!

"Jangan bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu.
Kenalilah jalan yang akan Anda lewati agar Anda tidak tersesat ketika ingin kembali"



Seringkali kita diperhadapkan dengan banyaknya persoalan atau permasalahan dalam kehidupan yang menimpah silih berganti. Bahkan banyak orang yang terjebak dalam permainan roda kehidupan hingga akhirnya berbuntut pada penyesalan diri. Hal ini disebabkan karena mereka kurang memahami arti kehidupan itu sendiri.

Secara prinsip sebetulnya, apapun jenisnya persoalan yang kita hadapi, itu adalah sudah menjadi kehendak Sang Pencipta. Sebagai manusia yang bertakwah tentu rasa syukur tak henti selalu dipanjatkan atas segala apa yang diberikan untuk dijalani dengan lapang tanpa harus berkeluh kesah. Hanya saja tidak semua orang yang pandai bersyukur akan semua itu. Inilah hal yang seringkali membuat banyak orang merasa kecewa dan tidak menerima kehendak yang menimpah atas diri mereka.

Kesalahan dalam mengambil putusan dijadikan kecewa besar berkepanjangan hingga menghukum diri adalah suatu tindakan tidak produktif yang bakal berujung runtuhnya masa depan hidup, apalagi jika sampai putus asa dan tak mau bangkit dari keterpurukan. Sementara orang lain masih terus berlari meninggalkan Anda yang hanya terkapar penuh luka dalam dan tak berdaya. Anda hanya bisa diam termangu berharap belas kasih tanpa semangat sedikitpun untuk berjuang dalam hidup. Oleh karena itu, jangan meratapi nasib dan menyesali setiap apapun kesalahan ataupun kegagalan yang pernah Anda alami. Biarkan yang lalu tetap berlalu hingga ditelan waktu. Jadikan itu pengalaman untuk membenahi diri hingga menemukan jati diri Anda yang sebenarnya. Jangan pernah cengeng dengan sesuatu yang menimpah pada diri Anda. Memang hal itu wajar untuk dialami. Rasa pahit dan penderitaan harus dijalani, karena besar kecilnya cobaan hidup yang menimpah sudah ada kadarnya yang diberikan Sang Maha Kuasa pada setiap hambanya tidak melebihi kemampuan masing-masing.

Jika Anda menganggap diri Anda orang yang lemah, itu artinya Anda tak akan pernah menggapai impian hidup dan cita-cita masa depan. Buanglah semua pikiran negatif yang ada dalam benak Anda saat ini dan mulailah dengan langkah baru yang penuh keyakinan bahwa Anda orang hebat yang penuh semangat hidup untuk bisa menggapai segala apa yang diharapkan tanpa berkeluh kesah, pasrah dan menyerah pada setiap keadaan maupun kegagalan.

Hanya orang-orang pesimis yang punya mimpi besar namun tak mampu mewujudkan. Dan Anda bukanlah tipe orang yang demikian. Saat ini Anda sedang berjuang mengalahkan rasa sesal diri dan sifat pesimis itu. Tak ada hal yang tak mungkin jika tidak di dasari dengan sebuah usaha yang lebih besar. Anda lupa bahwa banyak orang disekeliling sangat mencintai dan sedang menanti dengan senyuman ingin melihat Anda bangkit dan berlari kembali. Semua itu akan menjadi sia-sia jika Anda hanya terus terkubang dalam penyesalan yang tak berujung. Sudah saatnya sekarang Anda move on dari penyesalan. Jangan biarkan tergerus oleh rasa sesal tanpa kemauan untuk berubah. Pandangilah masa kini dengan penuh kesadaran dan bukan dengan ketakutan.

Ingat Sobat..!  bahwa setiap usaha dan upaya Anda menjadi pengorbanan dan harapan hidup atas orang-orang yang Anda cintai. Buatkan senyuman mereka itu menjadi nyata untuk Anda perjuangkan hingga mereka mendekap erat dan mengatakan pada diri Anda bahwa Anda orang hebat.

Semoga bermanfaat...!




Bekerja dalam sebuah team terkadang membuat seseorang merasa tidak nyaman. Alasan seseorang merasa tidak nyaman terkadang ada banyak faktor yang mempengaruhi. Misalnya,  orang tersebut merasa banyak beban pekerjaan yang diberikan padanya ketimbang rekan seteam lainnya, atau mungkin merasa tidak diperlakukan secara adil dalam pembagian tugas perorangan. Hal ini yang membuat semangat kerja seseorang menurun, bahkan efek lain target yang ingin dicapai secara team jauh dari yang diharapkan.

Sebetulnya, sebuah team work agar bisa mewujudkan sebuah cita-cita secara bersama diperlukan motor penggerak, yakni pemimpin yang mampu membawa anggota team-nya ikut bersemangat dalam menggapai sebuah cita-cita tersebut. Disamping itu juga memiliki karakteristik yang bersahaja terhadap anggota team. Seorang leader atau pemimpin sebuah team harus menjadi contoh panutan bagi para anggota lainnya sehingga mereka bisa termotivasi dengan apa yang diucapkan pemimpinnya serta tindakan yang dilakukan, dan bukan pemimpin yang hanya bisa memerintah saja.

Kebanyakan dalam realita kehidupan sebuah team work, seorang pemimpin lebih banyak memerintah anggota teamnya tanpa mau melihat dampak terhadap apa yang diperintahkan. Padahal apa yang diperintahkan belum tentu setiap anggotanya mampu melaksanakan dengan apa yang di inginkannya. Oleh karena itu seorang pemimpin harus tau mengenal kondisi anggotanya serta perintah atau tugas yang nanti di emban. Jangan sampai membuat perintah yang justru menjadi blunder bagi team work. Banyak hal yang harus di gali dari anggota team, antara lain mendengar keluhan mereka dan mencari alternatif solusinya melalui sharring diskusi. Dengan demikian akan memudahkan sebuah team work mengenal apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari.

Ketika anggota memahami peta kekuatan dan kelemahan team work, maka kelemahan team segera dibenahi khususnya para anggota team yang secara perform masih memiliki skill dibawah rata-rata. Oleh karena itu seorang pemimpin sesering mungkin mereview skill yang dimiliki anggota team sehingga lambat alun keseluruhan team akan mencapi tingkat kemampuan skill yang sama dan pada ujungnya pencapaian target lebih mudah di capai.

Tidak akan ada pencapaian yang lebih mudah diraih selain dengan kerjasama. Maka dari itu komunikasi yang baik antar sesama anggota sangat dibutuhkan agar menjaga tim tetap kompak. Terkadang sebuah masalah bisa saja datang mendera sebuah team work dengan berbagai faktor seperti persaingan antara anggota dalam mencapai target, namun hal itu wajar dan justru mendorong semangat mereka melaju meraih target yang hendak dicapai. Tapi jangan lupa, ketika mereka mencapai target yang ditetapkan team, berikan pujian pada mereka sebagai wujud terima kasih secara tulus dengan memberikan reward yang sepantasnya.

Semoga bermanfaat



Dikisahkan ada dua pasangan yang saling mencintai. Dimana yang pria sering mengingatkan pada pasangan wanitanya untuk selalu berhati-hati dan jangan melakukan sesuatu yang dapat merugikan dirinya serta hubungan mereka. Pria ini selalu mengingatkan pasangannya walaupun wanitanya tidak betah, tidak nyaman atas perlakukan sang pria, sehingga wanitanya memberikan predikat terhadap pria ini adalah orang yang rewel, posesif dan tidak menaruh kepercayaan padanya. Akibat ulah pria ini, sampai-sampai wanitanya meminta untuk mengakhiri hubungannya, tapi sang pria selalu menolak dengan alasan masih sayang dan cinta padanya dan berjanji akan membuatnya nyaman. Akan tetapi, walaupun sudah berjanji, tetap saja pria ini selalu mengingatkan untuk selalu berhati-hati dengan harapan suatu hari wanitanya dapat mengerti apa yang dimaksudkannya.

Sampai suatu ketika wanita ini merasa bosan dengan nasihat pasangannya, sehingga ia pun pergi bersama teman-temannya tanpa memberikan kabar pada pasangannya dengan tujuan tidak lagi mendengarkan semua nasihat pasangannya. Ditengan perjalanan untuk menemui teman-temannya, ia kehilangan fokus saat menyeberang jalan dan akhirnya tertabrak sepeda motor dan segera dibawa kerumah sakit. Pihak rumah sakit pun segera menghubungi dan memanggil orang yang berada pada panggilan terakhir dari handphone selulernya yakni pasangannya. Mendengar kabar itu pasangannya kaget karena tidak mengetahui kabar kalau pasangannya pergi untuk jalan-jalan bersama teman-temannya.

Pria ini dengan segera meluncur pergi ke rumah sakit untuk mengetahui detailnya dari pasangannya tersebut. Sesampai disana dilihat pasangannya masih tertidur dan ia pun duduk disamping tempat tidurnya sambil menunggu pasangannya tersadar dari tidurnya. Beberapa jam menunggu hingga pasangannya tersadar dan bangun dari tidurnya hingga terkaget melihat pasangannya sudah duduk di sebelah tempat tidurnya. Tiba-tiba ia menangis sebelum pria ini berbicara.
Ia menangis dan meminta maaf atas apa yang sudah ia lakukan karena tidak meminta izin terlebih dahulu padanya. Ia juga sadar dengan apa yang dilakukan pasangannya selalu memberikan nasihat untuk kebaikannya.

Nah, sobat pembaca..! Seringkali kita harus mengalami sesuatu kejadian terlebih dahulu, baru kita mengetahui apa maksud dari hal tersebut. Itulah yang disebut "Hikmah". Dengan pengorbanan kita jadi bisa bersyukur dengan apa yang sudah kita dapatkan, walaupun seringkali kita menganggap enteng atau bahkan meremehkan hal tersebut. Ketika kita berhati-hati dan waspada, itu tandanya kita harus menjaga sesuatu yang penting yang berada pada diri kita. Seringkali juga kita hanya mengucap syukur disaat kita mendapatkan sesuatu yang baik tapi akan sangat sulit bagi kita ketika mengucapkan rasa syukur disaat kita mendapatkan sesuatu hal yang tidak kita inginkan atau kurang dari apa yang kita pikirkan.

Coba pikirkan dari cerita tadi, bayangkan jika yang menabraknya adalah mobil truck? Pasti akan jauh berbeda ceritanya, jika dibandingkan dengan ditabrak sepeda motor. Untuk itu bersyukurlah atas setiap keadaan apapun. Selalu ada hikmah dari apa yang terjadi dalam kehidupan ini. Jangan terlebih dahulu mengeluh, tetapi cermati dahulu dan pikirkan semuanya lalu lihatlah hikmah apa yang ada dari kejadian tersebut.

Bagi Saya yang di cerewetin itu tidak menjadi persoalan, karena saya melihat nilai kehidupan dan pesan yang disampaikannya, Saya tidak pernah memandang siapa orang yang berbicara atau menyampaikan, Saya hanya melihat isi dari apa yang disampaikan.
Hal terbaik dalam menjalani hidup untuk menuju kepada proses bersyukur adalah dengan mengalami, merasakan, menderita, direndahkan oleh orang lain dan menikmati itu semua. Percayalah tidak ada satupun keberhasilan tanpa merasakan rasa sakit terlebih dahulu. Percayalah semua itu akan memberikan Anda hasil yang akan selalu Anda syukuri seumur hidup Anda, namun harga yang harus Anda keluarkan tidaklah murah karena itu semua adalah bagian dari proses bersyukur kelanjutan dari apa yang sudah Anda raih.

Semoga bermanfaat,..!



Mestinya jika anak-anak berusia 13 tahun itu, lebih layak menempuh bangku pendidikan sekolah, dan bukan untuk bekerja keras mencari nafkah. Apalagi bekerja layaknya seorang bapak dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Segalanya dilakukan agar dapat bertahan hidup. Namun terkadang dalam hidup ini, banyak orang salah berpersepsi. Jika ingin bertahan hidup tentunya butuh sandang, pangan dan papan bukan,..?  Coba berpikir, gimana caranya agar bisa bertahan hidup tanpa semua itu. Tentulah ini akan membuat Anda perlahan-lahan mati konyol. Ibarat Anda hidup di dalam sebuah kabin tanpa dikasih makan dan minum. Salah satu jalan untuk keluar dari belenggu itu, maka harus bekerja untuk dapat penghasilan sebagai imbalan dari usaha yang telah dikorbankan. Seperti kisah Bonar, bocah yatim piatu dalam menjalani kerasnya kehidupan.

Bonar di usia tujuh tahun telah ditinggal oleh bapaknya karena mengidap penyakit kanker darah. Selama ditinggal sang bapak, Bonar hidup bersama ibunya dan kedua adik perempuannya yang baru berusia sembilan bulan dan satunya lagi berusia dua tahun. Kehidupan mereka tergolong miskin. Setiap hari Bonar dan Ibunya harus bekerja keras mengumpulkan kayu kering dari hutan untuk di jual pada seorang pengusaha penumpuk kayu bakar yang ada di kampungnya itu. Di usia Bonar yang ke sepuluh tahun ibunya meninggal dunia karena sakit jantung, sehingga Bonar harus lebih bekerja keras mengganti ibunya sebagai kepala rumah tangga dalam menghidupi kedua adiknya. Akan tetapi ada tetangga Bonar yang begitu peduli dan merasa iba akan kehidupan mereka sebagai anak yatim piatu sehingga Bonar dan kedua adiknya diminta untuk tinggal bersama tetangganya itu. Namun Bonar lebih memilih tinggal di gubuk peninggalan dari kedua orangtuanya, meskipun seorang diri tanpa kedua adiknya.

Di usia sepuluh tahun sejak kehilangan kedua orangtuanya yang tercinta, tak menyurutkan semangat hidupnya dalam mencari nafkah hidup dan biaya sekolahnya. Bonar rela kehilangan masa kanak-kanak yang layaknya selalu bermain dan gembira. Tapi kini ia harus berkutat dengan kehidupan layaknya orang dewasa atau orangtua yang bekerja demi kelangsungan hidup. Masuk usianya yang ke 13 tahun, ia memutuskan untuk tidak lanjut bersekolah ke bangku menengah dan lebih memilih bekerja menjadi seorang kulih bangunan. Sejak bekerja menjadi seorang kulih bangunan, Bonar merasa bangga karena dapat merubah kehidupannya lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak. Sedikit demi sedikit gaji yang diterimanya setiap minggu dari hasil mengulih ditabungnya dan sebagian lainnya disisipkan untuk kebutuhan sekolah kedua adiknya.

Kurang lebih 10 tahun bekerja menjadi seorang kulih semakin menambah pengetahuannya mengenal ilmu teknik bangunan, sehingga ia menjadi seorang kulih profesional. Beberapa proyek yang dikerjakannya berhasil dilakukan dengan tepat waktu dan hasil yang sangat memuaskan, sehingga namanya semakin tenar dikalangan para kontraktor bangunan. Tawaran demi tawaran pengerjaan proyek terus mengalir sebagai rejeki untuknya yang tak bisa di elakkan. Lima proyek raksasa milik orang asing mampu diselesaikan dengan konstruksi yang sangat super luar biasa. Kesuksesan yang diraih Bonar sangat di acungkan jempol. Meski tak menyelesaikan pendidikan sampai jenjang sarjana, Bonar telah menunjukkan bukti usaha kerasnya dalam mewujudkan sebuah kesuksesan.

Nah, sobat pembaca..! Kisah bonar tadi menjadi pelajaran berarti buat kita sekalian, bahwa usaha keras tak membohongi hasil. Oleh karena itu jangan sampai semangat Anda dapat dikalahkan oleh putus asa. Teruslah bangkit dan melangkah meskipun harus merangkak. Langkah demi langkah yang Anda tapaki, kelak akan mencapai tujuan yang Anda cita-citakan.

Semoga bermanfaat...