Dalam pergaulan sehari-hari, kita sering menemukan berbagai macam tipe karakter orang. Ada yang menyenangkan, ada yang membuat kita merasa kurang nyaman, ada pula yang kerap berubah-ubah sesuai suasana hati. Begitu juga dengan diri kita saat bergaul dengan orang lain. Apa yang kita lakukan sehari-hari, pastilah ada yang suka dan tidak suka. Jika cocok, maka kita akan mudah berteman dan bergaul. Jika kurang cocok, tak jarang orang pun menjauh dari kita.

Ada kalanya, kita pun bertemu dengan orang yang mudah diterima oleh semua kalangan. Bukan sekedar diterima,. Bahkan orang itu mampu menjadi seorang yang disegani dengan karakter tegas, berwibawa yang membuat orang selalu mengidolakannya dan bahkan menaruh hormat padanya.

Menjadi orang baik atau sebagai teladan bagi orang lain bukanlah hal yang gampang. Namun bukan berarti mustahil untuk kita peroleh. Pada hakikatnya menjadi orang yang baik atau teladan adalah dimana kita selalu menciptakan suasana damai dengan tindak atau ucapan yang di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari yang menunjukan hal kebaikan dan bukan kebencian atau mengikuti ego diri. Oleh sebab itu hal terpenting dalam menjadi orang baik dan teladan bagi orang lain harus mampu mengalahkan ego diri. Tantangan dan ujian tersebut tak mesti datang dari luar. Justru tantangan yang paling berat adalah bersumber dari dalam diri kita sendiri.

Dalam karakter orang-orang semacam itu, tentu memiliki unsur. Dimana masing-masing memiliki kesamaan. Unsur tersebut adalah unsur kesusilaan. Dalam hal ini, susila konteks yang lebih luas. Yakni, bukan sekadar tindakan berdasar moral atau norma, namun punya kekuatan pendorong berupa teladan yang baik bagi setiap orang. Artinya, sikap dan tindakan berdasar susila yang biasanya didasari oleh kepatutan, tata krama, sopan santun, akhlak, hingga sikap positif lain yang dapat membentuk seseorang menjadi manusia seutuhnya. Yakni, manusia yang punya manfaat sekaligus menciptakan efek positif dari setiap perilakunya.

Jika kita belum mampu memberikan contoh yang baik kepada orang-orang di sekitar kita, maka setidaknya berhentilah untuk memberikan contoh yang buruk kepada mereka. Dengan begitu sedikit demi sedikit kita akan menjadi orang yang baik.

Oleh karena itu, Mari terus berpikir dan bertindak positif. Dengan begitu, apa pun tindakan yang kita lakukan, apa pun peran yang kita miliki, dapat mengantarkan kita pada pencapaian-pencapaian yang membawa keberkahan kepada diri dan lingkungan sekitar.

Semoga bermanfaat,..



Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang mau disebut pemalas atau mengakui diri sebagai pemalas. Bahkan ketika orang melihat kita berdiam diri, bersantai berjam-jam hingga berhari-hari, sontak kita cenderung disebut pemalas. Padahal, bisa jadi mereka tidak mengetahui bahwa kita baru saja selesai melakukan tugas dan pekerjaan berat dalam durasi yang cukup lama. Namun, jika kita bersantai terlalu lama dan itu berlangsung dalam frekuensi tinggi, maka anggapan itu benar dan berhak menjuluki kita sebagai pemalas jika demikian adanya.

Ada beberapa Tips untuk menghindari kemalasan dalam diri, yakni :

1. Miliki motivasi

Pada sejumlah kasus, alasan menjadikan orang menjadi pemalas adalah kurangnya motivasi. Nah, Anda harus temukan cara agar merasa termotivasi. Mengingat hal itu sifatnya subyektif pada masing-masing individu. Misalnya nonton film yang dapat membangkitkan semangat Anda untuk melakukan suatu tindakan, atau mungkin membaca buku-buku motivasi.

2. Menganggap tugas sebagai bentuk latihan

Jika kita menganggap tugas sebagai beban, maka kita cenderung malas untuk menggarapnya. Atau, yang lebih buruk lagi, menggarap secara asal-asalan. Agar terhindar dari kemalasan yang berbuah pada tumpukan tugas yang lebih besar lagi, maka anggap saja tugas tersebut sebagai latihan yang bakal meningkatkan kecakapan dan keterampilan Anda. Coba saja. Pasti akan terasa lebih ringan.

3. Lakukan satu kegiatan dalam satu waktu

Jika Anda merasa banyak hal yang harus dilakukan, maka itu hanya akan membuat Anda merasa malas. Maka dari itu, ambil satu tugas atau satu pekerjaan saja dan tuntaskan, kemudian beralih ke pekerjaan berikutnya.

4. Belajar dari mereka yang sukses

Ingin berhenti malas? Perbanyak baca biografi orang sukses dan perhatikan mereka yang benar-benar sukses. Dengan mengerti bagaimana cara mereka mengatasi kemalasan, maka Anda akan terinspirasi untuk menghancurkan kemalasan dan rasa malas yang mendera dalam diri Anda.

5. Punya visi

Dengan sering membayangkan diri menjadi sosok yang Anda inginkan, maka Anda akan tersadar akan apa saja yang harus Anda raih dalam kehidupan ini. Itu semua tampak sederhana, tapi hal tersebut pasti memotivasi Anda untuk menghalau kemalasan.

6. Pikirkan manfaat

Mulai sekarang pikirkankanlah berbagai manfaat yang bakal Anda peroleh, ketimbang menghabiskan waktu memikirkan soal kesulitan dan hambatan yang tengah menghadang di depan mata. Perlu Anda sadari bahwa berkutat memikirkan betapa sulitnya sebuah pekerjaan hanya membuat Anda patah semangat, sehingga memilih tidak beraksi dan akhirnya, menjadi seorang pemalas. Sangat penting bagi Anda untuk membuat pikiran Anda fokus memikirkan manfaat dan bukan masalah.

7. Pikirkan konsekuensi

Pikirkan apa yang bakal terjadi jika Anda mengalah pada kemalasan. Pikirkan pula dampak dari tidak mengambil langkah untuk bertindak. Dengan begitu, Anda akan terdorong untuk melangkah.

8. Seringlah merenung

Merenung dimaksudkan Anda renungkan apa yang sudah Anda capai dalam seharian dan apa yang sudah Anda lakukan hari ini. Anda tentu mengetahui mana yang kurang dan yang lebih. Jika telah mengerti titik lemah Anda, dan apa yang membuat Anda tidak tertarik untuk menuntaskan pekerjaan, maka Anda bakal menemukan apa yang membuat Anda malas. Dengan begitu, Anda bisa mencoba mencari cara untuk mengatasinya.

Semoga bermanfaat...



Meraih kesuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Agar seseorang bisa sukses, ia harus melewati berbagai rintangan dan proses yang tidak singkat,. Sebab tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai dengan mudah. Kedisiplinan dan kebiasaan memiliki peranan penting dalam menentukan kesuksesan seseorang. Bahkan mulai dari kebiasaan terkecil yang seringkali dianggap remeh sekalipun oleh orang. Setiap usaha kita, sekecil apapun itu memberikan dampak pada tingkat kesuksesan Anda.

Coba kita amati pada mereka-mereka terdahulu yang sekarang mencapai kesuksesan,. Tentu saja mereka bukan orang-orang yang lemah ataupun mudah menyerah pada kondisi ketika mereka menemui kegagalan. Justru sebaliknya, mereka tambah lebih semangat serta menjadikan kegagalan sebagai batu pijakan untuk berusaha selalu bangkit dan melangkah menggapai sukses. Mereka membuat rencana-rencana perbaikan yang matang dari kegagalan-kegagalan yang pernah mereka alami sebelumnya. Sehingga pada akhirnya kesuksesan bisa mereka raih.

 Berikut ini ada beberapa Tips langkah yang sering dilakukan orang meraih sukses, yakni :

1. Bangun lebih awal sebelum Jam Kerja

Hal ini dilakukan agar Anda dapat memiliki cukup waktu untuk bersiap-siap dan menenangkan diri sehingga dapat memulai kerja dengan kondisi yang tenang. Selain itu dengan bangun lebih pagi, kesempatan yang bisa Anda dapatkan pun akan lebih banyak, karena waktunya juga lebih banyak dan tidak terburu-buru.

2. Banyak Membaca hal yang bermanfaat

Proses pembelajaran yang paling populer adalah membaca. Karena saat membaca, otak mengulang apa yang Anda baca sehingga informasi akan lebih mudah diingat. Tidak heran bahwa membaca menjadi salah satu cara untuk menambah wawasan Anda. Meskipun di era digital saat ini orang lebih banyak membaca melalui situs internet website dari pada media elektronik lainnya seperti koran, majalah dan lain sebagainya. Namun semua itu baik untuk Anda lakukan, agar wawasan Anda bertambah.

3. Giat Belajar

Semakin sering Anda belajar, maka akan semakin cerdas dan wawasan semakin luas. Dengan memiliki wawasan yang luas, Anda bisa berkomunikasi dan melakukan banyak hal. Jadi saat kesempatan itu datang, Anda bisa segera mengambilnya karena Anda memiliki wawasan tentang hal itu. Orang-orang yang ingin sukses, tentu tidak pernah merasa dirinya hebat, mereka juga orang biasa dan masih perlu asupan ilmu dengan cara belajar ataupun bertanya pada yang berpengalaman, sehingga wawasan pengetahuan mereka bertambah.

4. Membangun relasi

Dengan membangun relasi yang baik dengan orang lain, maka tingkat kepercayaan orang terhadap Anda akan semakin tinggi, jadi kemungkinan Anda untuk sukses semakin besar. Hal inilah yang dilakukan oleh para orang sukses, dimana mereka mau meluangkan waktu untuk menambah dan menjaga relasi baik dengan orang lain karena mereka paham tentang betapa besarnya pengaruh teman dalam kesuksesan. Meskipun terkadang ada kelemahan dari membangun relasi yang lebih banyak. Karena banyak orang yang menjadi mitra kerja terpercaya justru menikam dari belakang. Oleh sebab itu kenali mitra Anda lebih baik.

5. Punya Target Harian

Membuat target harian harus Anda lakukan agar Anda termotivasi untuk bekerja. Karena dengan memiliki target yang jelas, maka pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Hal ini dilakukan oleh orang-orang sukses secara konsisten, sehingga mereka lebih mudah mengevaluasi segala tindakan atau mengeksekusi ketika ada aral yang harus di bendung dalam perjalanan mencapai tujuan.

Itulah beberapa tips sukses yang sering dilakukan orang meraih kesuksesan.

Namun perlu di ingat,. Sukses atau tidaknya diri Anda tidak ditentukan oleh apa yang dilakukan orang lain atau keadaan sekitar, tetapi ditentukan oleh diri Anda sendiri. Jika Anda siap melakukan yang terbaik dan selalu berfokus pada tujuanmu, niscaya kesuksesan menanti Anda.

Semoga bermanfaat....


Dikisahkan seorang anak muda yang selalu melamun merenungkan masa depannya. Disetiap waktu istirahat yang dimiliki, ia selalu melamunkan dengan posisi tangan kanan berada dibawah dagu dengan tangan sebagai penopangnya. Ia melamunkan hinaan yang selalu datang dan membuatnya khawatir dengan masa depan.

Suatu ketika di saat ia melamun dan tertidur dengan posisi yang sama seperti ia melamun, Ia bermimpi melihat seorang anak yang dihampiri oleh temannya. Lama kelamaan temannya bertambah satu persatu dan terlihat dari dalam mimpi tersebut bahwa anak ini tidaklah nyaman dengan apa yang dia alami bersama teman-temannya.
Lalu dalam mimpi itu ia berjalan menghampiri anak itu dan bertanya, "Ada apa ini, dan mengapa wajahmu menunjukkan ketidaknyamanan ketika bersama teman-temanmu?" Anak ini menjawab bahwa tidak terjadi apapun, karena kami hanya bercanda biasa saja.
Anak ini kemudian tersenyum, sebagai tanda bahwa ia baik-baik saja, ia dibully dan dipukuli oleh teman-temannya namun ia tetap tersenyum.
Tidak tahu kenapa tiba-tiba dalam mimpi tersebut berlalu 15 tahun setelahnya, dimana pemuda yang sedang bermimpi ini melihat kembali anak yang sama 15 tahun yang lalu di dalam mimpi itu dengan pakaian jas dan bangunan yang dahulu itu menjadi gedung yang paling tinggi dan mewah, kemudian ia menolehkan kepalanya kebelakang dan menghampirinya.
Pemuda tersebut mengatakan, "Paman, tahukah paman 15 tahun yang lalu mengapa aku mengatakan aku baik-baik saja dan tersenyum? Aku menjawab tidak tahu, mengapa kamu melakukannya, senyumanmu adalah sebuah isyarat bagiku bahwa kamu baik-baik saja saat itu walaupun terpancar dari wajahmu bahwa kamu tidaklah nyaman dengan mereka.

Paman,.! sebenarnya saat hatiku begitu sakit dihinakan oleh teman-temanku, tubuhku begitu sakit dipukuli oleh mereka dan batinku  seakan menjerit dengan bullyan mereka setiap harinya. Tapi aku tidaklah marah paman, aku mengatakan pada diriku sendiri, tidak ada yang perlu aku khawatirkan dalam masa depanku, karena hal ini hanya terjadi sebentar saja. Tidak ada yang perlu aku marahi dari mereka karena mereka tidaklah tahu masa depan mereka sendiri dan masa depanku.
Hal ini tidak akan berlangsung lama dan suatu hari nanti roda kehidupanku akan berputar dengan sendirinya saat aku terus bergerak untuk maju. Aku tidak pernah takut akan masa depanku sekalipun hinaan dan bullyan yang sering aku dapatkan, tapi aku percaya bahwa diriku mampu untuk menjadi apapun yang aku mau tanpa memperdulikan perkataan mereka.
"Belajarlah dari hinaan Paman,.."

Tiba-tiba terbangunlah pemuda ini dari tidurnya yang membuatnya keluar keringat dingin dan sekilas mengingat apa yang terjadi dalam tidurnya dan menyadari perasaan yang berandai-andai atau takut dengan masa depannya adalah hal yang salah. Dia sadar bahwa tidak akan bisa maju hidupnya jika ia hanya terdiam dan berkutat dengan rasa takut akan masa depannya.

Nah, sobat..!? Hikmah yang kita dapatkan dari kisah ini sangatlah banyak, namun kiranya jika kita ingin sukses dapat dilihat bahwa orang-orang sukses tidak ada yang namanya takut dengan masa depannya, malas untuk bertindak, lelah dengan ujian, tidak kuat dengan hinaan dan tidak bisa menyikapi suatu masalah dengan baik.

Janganlah melihat segala sesuatu menjadi beban dan janganlah merasa apa yang kamu alami adalah beban yang menghambat atau menutup langkah kamu untuk maju. Yakinlah bahwa kamu lebih besar dari masalahmu dan Tuhanmu lebih besar dari padamu dan segala ciptaannya.
Balaslah hinaan dengan prestasi yang membanggakan hingga orang lain yang dulunya hanya bisa menghina dan merendahkan menjadi tidak mampu untuk merendahkanmu. Namun tetaplah memiliki sikap rendah hati dan maafkanlah sikap mereka, taburlah bibit-bibit kebaikan hingga kamu dapat memanen dari apa yang kamu tanam. Jika yang kamu taburkan adalah kebaikan, maka akan baik juga yang kamu dapatkan. Dan jika kamu menebarkan keburukan, maka akan buruk juga apa yang kamu dapatkan.

Semoga bermanfaat...

 

Alkisah suatu ketika kapak, gergaji, palu dan api sedang melakukan perjalanan bersama. Dalam perjalanan yang jauh dan sangat melelahkan itu, tiba-tiba mereka terhenti ketika melihat sepotong besi baja tergeletak menghalangi jalan yang akan mereka lalui. Mereka terlihat seperti memamerkan kekuatannya masing-masing dengan berusaha menyingkirkan baja tersebut yang menghalangi perjalanan panjang mereka.


Kemudian Kapak berkata, "Itu bisa aku singkirkan dengan kekuatan ku yang sangat dahsyat ini". Dengan pukulan-pukulannya yang sangat dahsyat keras sekali menghantam baja yang kuat & keras. Tapi tiap pukulannya hanya membuat kapak itu semakin tumpul hingga ia pun berhenti.

Melihat kapak yang kehabisan tenaga dan tak mampu menghantam baja itu, gergaji dan palu tertawa terbahak meremehkan kekuatan kapak.


"Sini biar aku yang urus" kata Gergaji. Dengan sombong gergaji memamerkan gigi-giginya yang tajam mencoba mendekat baja yang tergeletak itu. Lalu, tanpa perasaan, ia pun mulai menggergaji dengan sekuat tenaganya. Namun, apa yang terjadi...! alangkah kaget & kecewanya ia, semua giginya jadi tumpul dan rontok. Gergaji pun mundur tak mampu menyingkirkan baja yang tergeletak menghalangi jalan yang harus mereka lewati itu. Kejadian itupun di tertawakan Palu menggelitik.


"Apa kubilang" kata Palu. Kalian tak akan bisa menyingkirkan baja itu, meskipun sekuat tenaga yang kalian miliki. Sini, sini kutunjukan caranya". Dengan sombong Palu mendekat ke baja dan langsung sekuat tenaga ia memukul baja itu. Tapi apa yang terjadi, baru sekali ia memukul, kepalanya terpental sendiri, dan baja tetap tak berubah posisinya.

Melihat ketiga teman-temannya terluka parah, Api pun memohon izin dan berkata,.

"Bolehkah aku mencoba?" tanya Api. Kapak, Gergaji dan Palu justru meremehkan kekuatan Api sambil berkata, "Sudahlah...kekuatanmu tak bisa menyingkirkan baja itu". Kemudian Api mendekat baja yang tergeletak itu dan ia pun melingkarkan diri, dengan lembut menggeluti, memeluk dan mendekap erat baja itu tanpa mau melepaskannya. Baja yang keras itupun tiba-tiba meleleh dan cair.

Kapak,Gergaji,Palu ternganga keheranan melihat barusan yang dilakukan Api tadi.


Nah,.Sahabat..!? Ada banyak hati cukup keras untuk melawan kemurkaan dan amukan kemarahan demi harga diri. Tapi jarang ada hati yang tahan melawan api cinta kasih yang hangat.


Betapa arif dan bijak bila kita ada dalam sebuah kelembutan dan kehangatan, seperti api mencairkan hati yang dingin. Tak ada yang tahan menampik cinta dan kasih sayang...


Semoga Bermanfaat,...

 


Seni terindah dalam hidup ini bukanlah disaat kita bisa memainkan perasaan orang lain...

Tapi seni terindah dalam hidup adalah disaat kita bisa memainkan pikiran dan perasaan itu sendiri, dalam menanggapi setiap aksi dari luar diri...


Aksi dari luar diri tak selalu indah yang selalu membuat kita berbunga-bunga, tapi kadang aksi dari luar itu menyakitkan dan memicu tarik menarik antara pikiran dan perasaan yang menggelisahkan, serta menyesakan. Rasanya pun kadang geli-geli sedap,, tapi itu lah seni dari kehidupan yang harus dinikmati...


Dan untuk menanggapi setiap aksi dari luar, yang dituntut dari seniman kehidupan adalah kemampuan untuk menguasai dan mengendalikan segala tindakan dan pikiran serta perasaan itu sendiri, supaya setiap tindakan selalu terkontrol, terukur dan permainannya selalu terasa indah, menarik serta dapat menghibur semua orang...

Semakin tinggi tingkat pemahaman dan pengendalian diri seorang seniman kehidupan, maka semakin halus dan semakin indahlah caranya menyelesaikan setiap masalah yang dia hadapi dalam kehidupan ini...


Belajarlah dari setiap pengalaman didalam hidup ini, sebab untuk menjadi seorang seninan yang piawai memainkan melodi kehidupan ini, butuh proses dan tak ada yang instan...!


Semoga bermanfaat...!


Dikisahkan ada seorang anak yang putus asa dengan keadaan dirinya yang selalu mendapat kegagalan di sekolahnya. Dia di ejek oleh banyak teman-temannya padahal sudah berusaha belajar. Hidupnya terasa terhalang oleh tembok besar dalam perjalanan meraih sukses. Hampir setiap hari Ia menyepi mengurung diri dalam kamar dan menangis, bahkan sampai memukul-mukul dirinya sendiri.

Suatu ketika, Ayahnya memergoki keanehan dari Sang anak yang sedang menangis terseduh di samping rumah, dan sesekali anak itu meninju batang pohon yang ada di dekatnya dengan linangan airmata. Melihat hal ini, Sang Ayah pun mencoba menghampiri sang anak untuk mencari tahu apa yang sedang dialami olehnya. Melihat Ayahnya datang, sang anak pun cepat-cepat menghapus airmatanya dan berpura-pura mencari sesuatu, seolah kehilangan sesuatu di balik rerumputan yang tumbuh disekitarnya.

Wahai anak ku,.."Apa yang sedang terjadi pada dirimu", tanya Sang Ayah.

"Oooh, Ayah..! Aku barusan kehilangan jam tangan kesayanganku, tadi jatuh disekitar rerumputan ini, Ayah...?" Jawab sang anak, sambil ngeles pertanyaan sang Ayah.

"Ayah tahu, kamu pasti berbohong pada Ayah. Sejak tadi Ayah melihat semua gerak-gerik kamu seperti orang yang sedang mengalami sebuah masalah besar dalam hidupmu. Lagipula Ayah tidak pernah mengajarimu untuk berbohong pada semua orang". Mendengar ucapan Sang Ayah barusan, Sang anak tiba-tiba menangis sambil memeluk Ayahnya dan berkata, "Maafkan Aku Ayah,..! Aku Anak yang tak berguna, Aku ingin mati saja Ayah, Aku selalu di ejek oleh teman-temanku disekolah, padahal Aku selalu belajar tapi selalu saja gagal mendapat nilai yang bagus disekolah.

Sambil tersenyum sang Ayah memeluk anaknya yang berusia sekitar 14 tahun itu, dan berkata "Hapuslah airmata mu, tenangkan hati pikranmu dan Ayah akan menunjukan padamu sesuatu yang dapat membuatmu mengerti akan arti kehidupan ini". Sang anak pun mulai sedikit rileks hingga sang Ayah mengajaknya kesuatu tempat yang tak jauh dari mereka berdiri tadi. "Wahai anak ku, apa kau lihat puncak gunung, bukit dan lembah itu,.?" Sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah gunung, perbukitan dan lembah. Itu semua adalah pemberian Tuhan pada kita sebagai manusia untuk selalu mengsyukurinya.

"Dan apakah kamu tahu jalannya untuk bisa menuju ke puncak gunung dan bukit itu,.Wahai anak ku?Sebetulnya, semua orang bisa sampai ke puncak gunung dan bukit yang menjulang itu,. Hanya saja mereka takut untuk mencoba. Karena di dalam hati dan pikiran mereka yang ada hanya sebuah kegagalan dan keputus asaan".

Sewaktu Ayah masih seusia kamu dulu, Ayah pernah bercita-cita ingin menggapai puncak gunung dan bukit menjulang itu. Ayah dulu sering mencari kayu bakar dan mencari jenis tanaman untuk dimakan sampai kepuncak gunung dan bukit itu. Bekas luka yang kamu lihat di tangan Ayah ini, adalah bukti bahwa Ayah tak pernah patah semangat dan merasa gagal untuk terus mencari kayu bakar hingga ke puncak gunung dan bukit itu. Inilah yang disebut semangat juang untuk menggapai harapan.

Banyak orang yang mencari kayu bakar serta jenis tanaman buah yang dapat dimakan di gunung dan bukit itu. Tapi mereka tak berani mendaki sampai ke puncaknya, karena mereka selalu mengalami kegagalan, terpeleset dan jatuh ke lembah itu. Begitu juga dengan Ayah mu ini, sesering mungkin terpeleset dan jatuh ke lembah nan hijau itu. Tapi, Ayah selalu berdiri tegar meskipun harus merangkak untuk meraih cita sampai ke puncak gunung dan bukit menjulang itu.

Mendengar kisah dari Ayahnya, sang anak memiliki pandangan baru dan mengatakan "Aku sekarang tahu harus berbuat apa, kegagalan yang Aku terima selama ini ternyata belum ada apa-apanya, sangat tidak pantas Aku mengeluh disaat masih banyak orang diluar sana mendapat kegagalan lebih daripada ku. Lalu sang Ayah tersenyum melihat anaknya.

Nilai yang dapat diambil dari kisah tersebut adalah hendaknya kegagalan yang dialami disikapi dengan usaha yang jauh lebih keras kembali, memiliki sifat pantang menyerah adalah hal yang harus dimiliki bagi siapa saja yang ingin sukses. Inovasi menjadi bagian dalam perjalanan hidup dan sesuatu yang baru adalah prinsip dalam bekerja dan melihat peluang serta kebutuhan adalah hal yang luar biasa bermanfaat.

Hendaknya untuk meraih sukses memiliki nilai-nilai perjuangan, kejujuran, inovasi tiada henti, melihat peluang dan memberikan solusi dari setiap masalah, maka hal tersebut yang menjadikan langkah Anda semakin kuat dalam tujuan hidup. Tetaplah rendah hati karena bunga tak akan mekar selamanya.


Semoga bermanfaat...