Pernahkah terbersit sedikit di hati dan pikiran Anda, bahwa seberapa pentingkah dirimu? Diperlukankah dirimu? dan seberapa bermanfaatkah dirimu bagi orang lain? Mungkin sebagian orang pasti pernah terbersit pertanyaan seperti itu. Jika Anda merasakannya, mungkin ini saatnya waktu yang tepat buat diri Anda untuk introspeksi diri, mengenali diri Anda sendiri. Tak jarang bagi kebanyakan orang belum sepenuhnya mengenal diri sendiri.

Di dunia ini ada dua jenis manusia yaitu orang penting dan orang yang merasa penting. Dan ini adalah suatu hal yang sangat berbeda....!

Orang yang merasa penting hanya merasa kehadirannya begitu penting bagi orang lain,. Dan bagi orang lain belum tentu kehadirannya itu menjadi sesuatu yang berarti,. mungkin saja memuakan.....
Dan orang yang merasa penting akan selalu merasa tanpa kehadirannya dunia ini akan berhenti berputar, padahal tanpa dia pun dunia ini akan tetap berputar. Dia tidak menyadari kalau di dunia ini banyak orang yang lebih baik dari dirinya yang dapat menggantikan posisinya...
ya,.. kasihan saja dengan orang yang seperti ini, sebab dia hanya mabuk dengan perasaannya sendiri atau hanya ke GRan saja....ha,ha,ha,....

Menjadi orang penting tidak selalu harus menunggu seseorang itu menjadi pejabat atau harus menjadi orang kaya terlebih dahulu....
Tapi orang penting itu adalah disaat seseorang itu dapat menghibur dan melakukan hal-hal yang bermanfaat yang membuat orang lain bahagia hingga pada akhirnya kehadirannya selalu ditunggu-tunggu dan selalu dirindukan oleh orang lain, bahkan tanpa kehadirannya pun orang akan merasa ada sesuatu yang kurang. Kira-kira seperti itulah yang disebut orang penting....

Jadi pertanyaanya sekarang apakah Anda sekalian sudah menjadi orang penting atau hanya sekedar merasa kalau Anda itu orang penting......?
Untuk itu berusahalah melakuakan hal-hal yang bermanfaat dan membahagiakan orang lain, supaya Anda juga bisa menjadi orang penting yang ditunggu-tunggu kehadirannya....!

Semoga bermanfaat...!


Yang paling menarik dari sang waktu adalah rahasia dari sang waktu itu sendiri dan sebenarnya waktu jugalah yang akan mengungkap setiap rahasinya sendiri...
Tak jarang tebakan serta ramalan yang menghiasi disetiap pengungkapan rahasia di balik sang waktu itu sendiri.....

Sebenarnya cepat atau lambat berjalannya sang waktu biasanya sangat dipengaruhi oleh perasaan dan fikiran kita sendiri....
Coba perhatikan disaat kita mengalami setuasi yang tak kita inginkan, contohnya seperti kita menantikan sesuatu dengan penuh harapan, dimana waktu akan terasa lambat berlalunya bahkan sang waktu terasa berhenti dan ini cukup menyiksa...
Begitu juga sebaliknya disaat kita mengalami situasi yang kita sukai seperti disaat kita sedang berbagi kasih dengan orang yang kita sayangi, waktu pun akan terasa cepat berlalunya, padahal pada saat itu kita ingin sang waktu berhenti berputar...
Sebenarnya waktu pun berjalan seperti biasanya tapi perasan kita sajalah yang membuat sang waktu terasa cepat atau lambat berlalunya dari setiap situasi yang kita lalui...
Oleh sebab itu belajarlah berprasangka baik disaat mengungkap rahasia dari sang waktu, dan ini akan membuat kita bisa menikmati setiap waktu yang kita lalui...


Dari setiap waktu yang telah berlalu akan menjadi sebuah kenangan yang penuh pelajaran bagi kita...
Ya, kalau kenangannya yang indah-indah, itu pasti akan menjadi cerita yang indah dalam hidup kita dan kenangan itu pasti selalu kita rindukan...
Tapi kadang sang waktu juga memberikan pengalaman menyakitkan bagi kita, yang mana sering membuat kita selalu menjadikannya sebuah beban yang dibawa sepanjang hidup kita...
Begitu juga dengan setiap kesalahan yang pernah kita lakukan, biasanya ini akan menciptakan sesal yang tak berujung, tapi apalah daya sang waktu pun juga tak pernah mengizinkan kita kembali kebelakang sedikitpun untuk memperbaiki semua kesalahan kita....
Tanpa kita sadari seiring berjalannya waktu, kadang waktu juga menyisakan luka bagi kita, tapi waktu jugalah obat yang paling mujarab untuk mengobati semua luka yang ada, dari luka bakar sampai ke luka hati dan dari kegores pisau sampai kegores cinta....ha,ha,ha,....pokoknya dijamin cap cusss...

Yang jelas sang waktu begitu setia dan tak pernah ingkar janji pada TUHAN sebagai sang pemilik yang sejati...
Kita manusia tak ada jalan lain selain hanya bisa pasrah menerima setiap ketentuan yang diberikan sang waktu kepada kita....
Yakinlah setiap pengalaman yang disisakan oleh sang waktu, pasti menyimpan banyak pelajaran....

Janganlah sia-siakan setiap detik dari sang waktu dan manfaatkanlah waktu sebaik mungkin, sebab waktu yang telah berlalu tak akan pernah bisa kita raih kembali...

Semoga bermanfa'at....!


Mungkin selama ini kita merasa yang punya masalah di dunia ini cuma kita saja, sedang orang lain tidak punya masalah...
Tidak begitu juga,dong Sobat..? Semua orang tanpa terkecuali pasti punya masalah. Hanya saja yang beda adalah reaksi dan cara setiap orang menyikapinya,. Mungkin ada yang panik, ngamuk-ngamuk, loncat-loncat sambil salto jungkir balik atau mungkin juga ada yang biasa-biasa saja....
Ya berbagai macam reaksi setiap orang dalam menghadapi sebuah masalah, itu tergantung dari tingkat pemahaman dan pengendalian diri serta pengalaman seseorang....

Dalam menyikapi masalah mungkin selama ini kita larut dalam masalah itu sendiri, sehingga kita panik menghadapinya, seperti berada dalam sebuah LABIRIN yang rumit dan bikin sesak, dimana kita tak tau jalan keluarnya mau lewat jalan yang mana. Sebenarnya tidak begitu juga, karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya...Bukankah begitu Sobat..? Heheheh
Coba tenangkan diri dulu sejenak Sobat, tarik nafas dalam-dalam lewat hidung dan hembuskan perlahan-lahan melalui mulut dan Sobat rasakan ketenangan. Lakukan ini berulang-ulang sampai beberapa kali. Ini akan membuat pikiran Sobat lebih tenang....!




Nah, Sobat..! Setelah pikiran mulai tenang cobalah keluar dari masalah itu dan taruh masalah itu di depan kita seakan masalah itu adalah masalah orang lain. Selanjutnya coba berfikir seandainya orang lain mengalami masalah seperti ini kemungkinan apa yang bisa diambilnya untuk menyelesaikan masalah ini dan jangan terpaku pada satu kemungkinan saja, karena setiap masalah menpunyai banyak kemungkinan jalan keluar, dan pilihlah jalan yang terbaik yang mempunyai resiko paling rendah...
Kalau Sobat sudah tau jalan keluarnya, tinggal mengaplikasikan dalam tindakan untuk menyelesaikan masalah yang Sobat hadapi saat ini....
Ya,. menyelesaikan masalah itu hampir sama seperti main catur dengan memperhatikan semua bidak catur yang ada didepan kita dan mulailah berpikir dari setiap kemungkinan yang ada dari langkah demi langkah yang akan kita ambil. Dari situ kita akan tau bidak mana yang harus kita angkat dan kita langkahkan untuk menyelesaikan permainan hingga jadi pemenangnya.....

Ya kalau untuk menyelesaikan setiap masalah, tak ada jalan lain hadapi masalah itu dengan bijak..... Karena Setiap tindakan selalu ada konsekuensi yang harus dibayar. Oleh sebab itu berpikirlah sebelum bertindak, sebelum datang permasalahan yang mengakar. Namun yang perlu di ingat bahwa Seberat apapun beban dan masalah yang dihadapi tidak akan melebihi kemampuan yang Anda miliki. Jangan membuat diri Anda emosi, sebab emosi tidak akan menyelesaikan masalah. Tapi hanya dengan kepala yang dingin dan hati yang tenang, semua akan menjadi sempurna.

Semoga bermanfaat...!


Sebenarnya Setiap kesalahan yang kita lakukan bukan hanya dapat menyakiti orang lain, tapi yang paling tersakiti disini adalah diri sendiri. Sebab kita sendirilah yang membebani akan diri sendiri dengan perasaan bersalah serta penyesalan yang kadang rasa bersalah ini akan menghantui kehidupan kita setiap saat, apalagi yang berhubungan dengan orang-orang terdekat yang kita sayangi. Inilah sebenarnya NERAKA terberat didunia ini, yaitu "RASA BERSALAH"....
Terkadang juga orang yang pernah tersakiti oleh perbuatan kita sudah lupa dengan semua kesalahan kita, namun setiap bertemu dengan mereka, kita masih saja merasakan rasa malu dari kesalahan yang pernah kita perbuat walaupun kesalahan itu sudah berlalu begitu lama,. Nah Sobat,! begitulah dahsyatnya akibat dari sebuah kesalahan yang bisa menghukum diri kita sendiri sepanjang waktu. Bukankah seharusnya setiap kesalahan membuahkan sebuah kesadaran bagi kita....? Coba kita renungkan,Sobat...?

Dan yang lebih menyakitkan lagi disaat kita tidak pernah diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat, mungkin itu disebabkan karena hilangnya rasa kepercayaan dari orang yang telah kita sakiti....
Ya,.. kadang walaupun kita masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya, namun untuk membuat orang yang tersakiti itu untuk menerima kita kembali seperti semula itu tidaklah mudah,. Sebab yang hilang darinya adalah rasa kepercayaannya terhadap kita....




Mengembalikan Kepercayaan Orang lain Terhadap Kita

Untuk membuat orang yang tersakiti kembali percaya lagi seperti semula terhadap diri kita, kadang tak cukup dengan permintaan maaf saja, terkadang butuh waktu dan butuh kesabaran dari kita untuk meyakinkannya kembali bahwa kita sudah berubah, sehingga kitapun harus memperbaiki semua prilaku untuk membuatnya percaya seyakin-yakinnya kembali terhadap kita, sebab percaya itu bukanlah masalah kata-kata tapi percaya itu adalah masalah RASA....
Mungkin lebih baik kita menjaga kepercayaan yang ada saat ini dari pada mengembalikan kepercayaan yang hilang,. Untuk itu perlakukanlah orang lain dengan baik sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri dan ingin dihormati serta yang  kita inginkan untuk diperlakukan dalam menjaga rasa percaya yang ada....

Ya memang benar kita harus belajar dari setiap kesalahan, tapi tidak mungkin juga kalau kita harus selalu membuat kesalahan dengan alasan untuk belajar....hahaha....
Sebab kesalahan yang kita lakukan bukan hanya membuahkan penyesalan saja, tapi juga dapat menghilangkan rasa percaya orang lain terhadap kita....!

Semoga bermanfaat.......!


Mungkin anggapan kita kalau tanah longsor dan banjir adalah bencana alam, begitu juga dengan kejadian-kejadian alam yang merugikan kita, itu kita sebut bencana alam....
Tapi bagi alam itu bukan bencana, tapi alam membuat keseimbangan....!
coba perhatikan seperti tanah longsor, mungkin posisi tanahnya sudah labil dan dengan goncangan sedikit saja akan terjadi longsoran tanah dan semua itu bertujuan untuk membuat posisi tanahnya stabil, walaupun ada guncangan tak akan terjadi longsoran lagi...
Mungkin dari longsoran tanah tadi akan memakan korban dan itulah yang kita sebut bencana, namun bagi alam itu bukan bencana tapi alam sedang membuat keseimbangan....

Begitu juga dengan kehidupan yang kita jalani. Dari setiap kebaikan yang kita lakukan akan bernilai positif, dan akan menarik hal-hal yang positif juga dari setiap kebaikan yang kita lakukan,. Bagaikan tumpukan uang yang kita kumpulkan untuk masa yang akan datang... Setiap hal positive yang kita lakukan akan menarik keberuntungan-keberuntungan yang tak terduga dan mungkin keberuntungan-keberuntungan itu akan kita temui dalam bentuk yang lain dan dalam waktu lain...



Begitu juga dengan kejahatan yang kita lakukan,akan bernilai negatif. Dan itu akan menarik hal-hal yang negatif juga...
Dari setiap kejahatan yang kita lakukan itu, ibarat lubang yang kita gali untuk diri sendiri,. Dari kejahatan itulah akan membuat kita menemukan kesialan-kesialan dalam bentuk yang lain dan dalam waktu yang lain juga....
Dari semua kejadian biasanya kita hanya menyalahkan keadaan tanpa adanya intropeksi diri kalau semua ini adalah akibat kejahatan kita selama ini...

Seringkali kita menganggap keberuntungan dan kesialan itu sebuah kebetulan,, Ketahuilah semua itu bukanlah sebuah kebetulan, karena takdir tak mengenal kebetulan...
Mungkin kita yang tak menyadari semua itu adalah buah dari perbuatan kita dimasa lalu,. Begitulah cara kehidupan membuat keseimbangan, yang positif akan menarik yang positif dan yang negatif akan menarik yang negatif pula, atau biasa disebut hukum sebab akibat....

Hidup kita yang sekarang adalah akibat dari masa lalu...
Yang perlu disadari adalah walaupun kita memperbaiki diri saat ini untuk hidup kita dimasa yang akan datang, namun hutang dimasa lalu tetap harus dibayar...
Dan yang perlu di ingat,..!? jangan buat hutang yang baru untuk masa yang akan datang...
Sebab kehidupan akan selalu membuat keseimbangan....

Semoga bermanfaat....!