CARA MENGATASI MASALAH DAN CARA MENANGGULANGINYA AGAR TAK BERULANG

CARA MENGATASI MASALAH DAN PENANGGULANGANNYA


Umumnya manusia pasti pernah mengalami masalah. Hal ini sangat lumrah jika masalah datang pada semua orang dengan tak disangka sebelumnya. Bahkan dengan masalah yang dihadapi semua orang, tak sedikit mereka yang dapat mengatasinya.
Berbicara tentang masalah tentu sangat banyak variannya. Mulai dari hal yang kecil hingga yang besar yang datang silih berganti.
Hal ini tentu sangat bikin pusing tujuh keliling, Makan tak enak tidurpun tak nyenyak.






Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi dengan anda tentang cara mengatasi masalah dan cara menanggulanginnya secara tuntas tanpa berulang.
Dibawah ini saya berikan contoh dari suatu masalah :

Contoh masalah :

" Atap rumah anda bocor, sehingga tiap kali turun hujan banyak tetesan air jatuh membanjiri lantai rumah anda hingga mencederai anggota keluarga anda yang melintasi lantai basah hingga terpeleset jatuh dan patah kaki ".

Dari ilustrasi cerita diatas merupakan suatu bentuk masalah yang ringan namun memberi dampak yang besar.
Jika hal ini saya berbagi pertanyaan pada anda, bagaimana menanggulangi atas masalah ini.
Banyak yang menjawab lantai rumahnya dibersihkan saja biar tidak licin. Ada juga yang menjawab tetesan air hujan yang jatuh dari atap diseduhi nampan/bejana biar tidak membasahi lantai.
Dari jawaban tersebut semuanya benar,namun menurut saya ini tidak menyelesaikan masalah secara tuntas atau secara keseluruhan. Karena anda tidak akan pernah merasa nyaman bila tiap kali turun hujan harus mempersiapkan diri untuk membersihkan lantai atau menyiapkan nampan/bejana, secara terus menerus. Bukan...?

Adapun cara untuk menghadapi masalah dan menanggulanginya agar tidak berulang :

Langkah 1

" Mengenali Permasalahan "

Dalam langkah pertama ini, anda harus mengetahui secara detail atau secara spesifik lingkup permasalahan yang anda hadapi.
Dalam hal ini data yang mendukung atas masalah yang terjadi.
Seperti contoh diatas "Atap rumah bocor" anda mengumpulkan data misalnya sudah berapa lama atap rumah anda bocor dan sudah berapa banyak korban yang diakibatkan terpeleset hingga patah kaki dan lain sebagainya.

Langkah 2

" Analisa situasi (Analisa Kondisi yang ada)

Setelah anda mengetahui masalah yang dihadapi melalui mengumpulkan data informasi, selanjutnya anda lakukan survei atau observasi lapangan (Olah TKP). Disini anda cermati penyebab masalah yang ditimbulkan.
Contoh : Atap rumah bocor karena umur gentengnya sudah lama atau kualitasnya kurang bagus dan lain-lain

Langkah 3

" Menetapkan Target/Sasaran "

Pada langkah ketiga Anda tentukan Target/Sasaran dari masalah tersebut untuk ditanggulangi yang benar benar sangat Spesifik,terukur,dapat dicapai,masuk akal dan tepat waktu penyelesaiannya.
Misalnya : Dari atap rumah yang bocor tadi Anda buatkan targetnya untuk dapat dilakukan dengan mudah.

Langkah 4

" Analisa Sebab Akibat "

Pada langkah ini Anda carikan sumber akar penyebab terjadi masalah dengan menggunakan kata tanya "Mengapa".? hingga tak ada lagi jawabannya.
Contoh : Masalah Patah Kaki...(Gunakan pertanyaan "Mengapa")

  • Mengapa Korban Patah kaki..? Karena lantai licin
  • Mengapa Lantai Licin...? Karena Lantai tergenang air hujan
  • Mengapa Lantai tergenang air hujan...? Karena Atap Bocor
  • Mengapa Atap bocor...? Karena pemakaian sudah lama atau kualitas kurang bagus.


Pada langkah ini berarti Anda sudah menemukan Penyebab utama dari masalah yang dihadapi.

Langkah 5




" Merencanakan Penanggulangan "

Setelah Anda menemukan sumber penyebab dari akar masalah yang dihadapi, kini Anda membuat perencanaan perbaikannya.
Adapun caranya yakni Carikan solusi terlebih dahulu sebagai alternatif untuk dilakukan perbaikan, tentunya dengan mempertimbangkan efektif dan efisien serta kemudahannya dalam melakukan perbaikan/penanggulangan tersebut.
Disarankan Efektif dan efisien terhadap biaya serta waktu yang minim.
Contoh : Alternatif Solusi perbaikan Atap bocor :
1. Ganti dengan genteng baru, atau
2. Genteng bocor di tambal

Dari alternatif solusi tersebut pilih salah satu yang menurut anda sangat efektif dan memudahkan saat anda melakukannya.

Langkah 6

" Eksekusi atau Melakukan penanggulangannya "

Di langkah ke enam Anda tinggal menjalankan dari langkah ke Lima yakni Implementasi dari apa yang sudah direncanakan untuk dilakukan perbaikan/penanggulangan atas masalah tersebut.
Contoh : Anda memilih alternatif solusi "Ganti dengan genteng yang baru"
Pada tahap ini anda tinggal eksekusi segera melakukan pembelian genteng baru untuk memperbaiki atap bocor.

Langkah 7

" Evaluasi Hasil "

Pada langkah ke 7 Anda hanya mengevaluasi terhadap hasil perbaikan yang sudah anda lakukan. Apakah masih terjadi tetesan air hujan membasahi lantai rumah anda atau tidak. Jika masih ada tetesan air hujan yang menetes kemungkinan analisa masalah yang anda lakukan obsevasi olah TKP di langkah ke 2 salah sasaran. Berarti anda harus kembali ke langkah ke 2 hingga ke langkah ke 7 sesuai urutan langkah di atas. Namun bila tetesan air hujan tidak lagi terjadi,berarti anda sudah selesai menanggulangi masalah yang ada.
Tapi belum sampai disini anda menyelesaikan masalah yang anda hadapi,. Selanjutnya

Langkah ke 8

" Standarisasi "

Nah,.pada langkah ini anda buat standarisasinya atas permasalahan yang sudah berhasil anda pecahkan, misalnya :

  • Perawatan berkala : pastikan genteng anda tiap jangka waktu tertentu untuk di ganti.
  • Mempersiapkan biaya untuk pembelian genteng baru sebelum jatuh tempo penggantian.
  • Dan lain-lain

Hal ini dimaksud agar masalah tidak akan muncul berulang yang menimpa anda.

Meskipun tiap masalah yang di hadapi bervarian, namun cara mengatasinya sama dengan langkah yang ada di atas.







Hanya ini yang dapat saya berbagi pada anda dalam kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa di share pada orang lain yang membutuhkan akan cara menghadapi masalah dan penanggulangannya.
Terima kasih atas kunjungan anda.....


No comments:

Post a comment